Logo

Menjelang SPMB, Pemkot Mojokerto Perkuat Pemahaman Teknis Sekolah

Reporter:,Editor:

Kamis, 21 May 2026 00:30 UTC

Menjelang SPMB, Pemkot Mojokerto Perkuat Pemahaman Teknis Sekolah

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memberikan pengarahan dalam sosialisasi teknis pelaksanaan SPMB online tahun ajaran 2026/2027. Foto: Humas Pemkot Mojokerto

JATIMNET.COM, Mojokerto – Masa tahun ajaran 2026/2027 segera berlangsung. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menyosialisasikan teknis pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Selasa, 19 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di aula Dinas Dikbud itu diikuti para kepala sekolah TK, SD, hingga SMP negeri maupun swasta. Tujuannya, menyamakan persepsi sebelum SPMB dimulai.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan seluruh sekolah harus menjalankan pelaksanaan SPMB sesuai aturan dengan mengedepankan integritas dan transparansi.

Untuk mencapai target tersebut, SPMB tahun lalu dijadikan rujukan agar proses pelaksanaannya tahun ni berjalan lebih tertib dan akuntabel.

“Seluruh kepala sekolah harus memiliki kesamaan persepsi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Harapannya saat pelaksanaan nanti semua aturan bisa dipahami dan dijalankan dengan baik,” tuturnya.

Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari, juga menekankan pentingnya memprioritaskan pelayanan pendidikan bagi warga Kota Mojokerto sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia meminta seluruh jajaran pendidikan menjaga sistem yang sudah berjalan baik dan tidak melakukan praktik yang melanggar aturan.

"Kita ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tetapi tetap harus sesuai regulasi agar seluruh proses berjalan tertib, transparan, dan bertanggung jawab," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Agung Moeljono mengatakan, sosialisasi digelar untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme, persyaratan, hingga tahapan pelaksanaan SPMB 2026/2027.

“Pelaksanaan SPMB dilakukan secara online mulai pendaftaran, seleksi, hingga pengumuman hasil. Kami juga menggandeng Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto untuk melakukan pendampingan agar prosesnya berjalan transparan dan sesuai regulasi,” katanya.

Ia menjelaskan, jumlah lulusan SD/MI negeri dan swasta di Kota Mojokerto tahun ini mencapai 2.657 siswa. Sementara total daya tampung SMP negeri sebanyak 2.144 siswa dan SMP swasta 896 siswa sehingga seluruh lulusan di Kota Mojokerto dipastikan dapat tertampung.

"Jumlah daya tampung SMP negeri dan swasta di Kota Mojokerto mencukupi sehingga seluruh lulusan SD/MI di Kota Mojokerto dapat tertampung," jelasnya.

Untuk jenjang SD Negeri, Pemkot Mojokerto menyiapkan daya tampung 1.372 siswa dalam 49 rombongan belajar (rombel). Sedangkan TK Negeri menyediakan kuota 120 siswa dalam 8 rombel.

Pada jenjang SMP Negeri, penerimaan murid baru dibagi melalui jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.

Pemkot Mojokerto juga membuka kuota Golden Ticket bagi siswa penghafal Al-Qur’an serta Kelas Olahraga di SMP Negeri 1 Mojokerto, SMP Negeri 2 Mojokerto, dan SMP Negeri 4 Mojokerto.

Seluruh proses pendaftaran dan verifikasi administrasi dilakukan secara daring melalui mojokertokota.spmb.id⁠.

Pendaftaran jalur non-domisili dijadwalkan pada 2–4 Juni 2026, sedangkan jalur domisili berlangsung 22–24 Juni 2026. Hari pertama masuk sekolah dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan dimulai serentak pada 13 Juli 2026.