Mengintip Jerohan London City Airport

Rochman Arief

Minggu, 23 undefined 2018 - 13:52

JATIMNET.COM, London – Di penghujung tahun ini Inggris dijadwalkan mengoperasikan bandara baru, London City Airport. Bandara yang menghabiskan anggaran 500 juta pound atau sekitar Rp 9,2 triliun itu berpusat di jantung kota atau di area Docklands.

Dikutip dari Dailymail, 21 Desember 2018, bandara ini mengusung konsep Airport City, konsep yang sudah diterapkan di bandara-bandara modern seperti Incheon (Korea Selatan) dan Changi (Singapura).

Desainer berbasis di London, The Design Solution mengatakan konsep Airport City ini mencerminkan London abad ke-21, yang menyajikan toko baru, restoran dan bar, serta fashion yang identik dengan kota modern.

Selain itu, konsep ini akan diperkuat oleh fitur-fitur ringan, diantaranya instalasi seni, panel dinding grafis dan furnitur yang mencerminkan kota, dipadu dengan layar digital berformat besar, serta menyediakan ruang yang lebih luas.

BACA JUGA: Kementerian Pariwisata Gelar Misi Penjualan Di Inggris

Design Solution menyatakan sungai di kota London, Thames memberi peran dalam konsep interior bandara. Saat ini bandara memperluas 17.000 meter persegi dari total rencana pengembangan 68.000 meter persegi.

Rencananya bandara ini sanggup menambah dua juta penumpang dan 30.000 penerbangan tambahan per tahunnya.

Mulai tahun depan London City Airport akan mulai mengujicobakan Air Traffic Controller (ACT/ menara kontrol lalu lintas udara) digital terbarunya. ACT ini diklaim jauh lebih modern dan pertama kali diterapkan bandara berskala internasional sebelum diperkenalkan tahun 2020.

Sementara CEO Bandara London City Robert Sinclair mengatakan pihaknya ingin memberikan pengalaman baru kepada penumpang, untuk menikmati London sebagai kota modern, sekaligus sebagai kota terbesar di dunia.

“Kami menyambut jutaan pengunjung ke London setiap tahun, dan ingin menciptakan kesan pertama dan terakhir sebagai kota yang tak terlupakan. London ingin menunjukkannya sebagai kota terbuka yang memiliki peluang bisnis untuk berkembang,” kata Sinclair.

Perombakan besar yang dilakukan London Airport City dimulai tahun 2017 yang mencakup fasilitas terminal baru, delapan stan pesawat baru dan taxiway paralel, di sebelah landasan pacu.

Rencananya rute baru akan melayani penerbangan ke Munich (Jerman), Budapest (Hungaria), Vilnius (Lithuania), Warsawa (Polandia), Newcastle (Inggris), dan Split (Kroasia), yang dimulai pada Tahun Baru.

Baca Juga

loading...