Menanti Jawara Formula 1 Edisi ke-1.000

Rochman Arief

Selasa, 9 April 2019 - 13:01

JATIMNET.COM, Shanghai – Grand Prix di Shanghai, Cina akan menjadi sejarah adu cepat balap mobil Formula 1. Pada balapan yang digelar 14 April 2019 ini akan menjadi balapan ke-1.000 dalam sejarah F1 sejak digulirkan tahun 1950.

Akan menjadi menarik untuk mengetahui siapa peraih gelar bersejarah tersebut. Tiga tim teratas, Mercedes, Ferrari, dan Red Bull Racing menjadi kandidat kuat. Tidak tertutup kemungkinan akan lahir juara dari tim-tim papan tengah.

Balapan ke-1.000 akan menjadi sejarah seperti F1 pertama kali digelar tahun 1950 yang dimenangi pebalap Italia, Nino Farina yang mengemudikan Alfa Romeo.

BACA JUGA: Charles Leclerc Kecewa Gagal Menang di Bahrain

Cukup banyak catatan, rekor, maupun sejarah yang sepanjang 999 balapan. Di antaranya pebalap dan tim terbanyak merebut gelar, pebalap termuda perebut gelar juara, negara paling banyak mengirim pebalap, hingga negara paling sedikit mengirim pebalap.

Berdasar data dari Dailymail.com, selama 999 putaran pertama kejuaraan dunia dimenangkan 105 pebalap berbeda dari 23 negara. Hanya 33 pebalap yang menang 10 kali atau lebih. Sejauh ini Inggris telah melahirkan 163 pebalap, Amerika Serikat di urutan kedua dengan 158 pebalap, dan Italia masuk tiga besar dengan 99 pebalap.

Michael Schumacher menjadi pebalap paling banyak mengoleksi gelar dengan 91 gelar, disusul Lewis Hamilton dengan 74 gelar. Di urutan ketiga-keempat diisi Sebastian Vettel-Alain Prost dengan masing-masing 52 dan 51 gelar.

BACA JUGA: Max Factor Kembalikan Formula Satu ke Belanda

Ferrari, McLaren, Williams, Mercedes dan Lotus telah memenangkan 701 dari semua kejuaraan dunia sejauh ini. Tim Kuda Jingkrak Ferrari masih memimpin klasemen dengan 235 gelar, disusul McLaren 182, Williams 114, Mercedes 89, dan Lotus menutup lima besar dengan 81 gelar.

Sepanjang 69 tahun penyelenggaraan F1, 39 negara dari seluruh benua mengirim pengemudinya. Indonesia bersama Chili, Republik Ceko, Hungaria, Liechtenstein, Malaysia, Maroko, dan Polandia masing-masing mengirim satu wakil. Adapun Inggris menjadi negara paling banyak menyertakan driver.

Selain itu, 34 negara berpartisipasi menjadi tuan rumah Grand Prix dari enam benua. Azerbaijan menjadi negara Eropa terakhir yang menjadi tuan rumah F1 pada 2016 lalu. Beberapa negara menjadi tuan rumah untuk teritorial, seperti Jepang tuan rumah GP Pasifik dan Jerman tuan rumah GP Eropa.

Baca Juga

loading...