Rabu, 07 October 2026 13:30 UTC

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito (batik) saat meninjau pembangunan Museum Museum Sri Aji Joyoboyo di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Rabu, 7 Oktober 2026. Foto:kedirikab.go.id
JATIMNET.COM, Kediri – Pembangunan tahap ketiga Museum Sri Aji Joyoboyo di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, telah mencapai 82,04 persen per 4 Oktober 2026. Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan pekerjaan tersebut rampung pada November mendatang.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengecek langsung perkembangan pembangunan museum itu pada Rabu, 7 Oktober 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat sejumlah perubahan desain bangunan, termasuk fasad berbentuk piramida yang sebelumnya menggunakan kaca dan kini diganti genteng.
Bagian atap depan juga mendapat aksen besi cutting. Sementara itu, bangunan amfiteater yang digunakan untuk pertunjukan seni turut direhabilitasi dengan penambahan Gapura Bentar berciri khas Kediri.
Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, mengatakan progres pekerjaan tersebut berada di atas target perencanaan.
"Deviasi pekerjaan pembangunan plus 4,85 persen dari perencanaan," kata Irwan saat mendampingi kunjungan Mas Dhito ke museum.
Selain memantau pembangunan fisik, Mas Dhito juga melihat penataan ulang koleksi benda purbakala di dalam museum. Sejumlah artefak kini ditempatkan dalam kotak kaca atau vitrin untuk melindungi koleksi yang rentan mengalami kerusakan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengatakan penataan tersebut dilakukan menindaklanjuti arahan bupati. Namun, tidak semua koleksi ditempatkan di balik kaca karena sebagian artefak dinilai aman untuk disentuh pengunjung.
"Untuk yang sekiranya rawan kita masukkan dalam vitrin (kotak kaca), tapi juga ada beberapa artefak yang memang aman untuk dipegang tetap kita biarkan terbuka supaya pengunjung bisa melakukan interaksi langsung," terangnya.
Pengembangan museum juga berlanjut ke rencana pembangunan museum etnografika di sisi utara. Menurut Mustika, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri tengah menyelesaikan desain detail atau Detail Engineering Design (DED) untuk pengembangan tersebut.
"Ini DED hampir selesai, insyaallah dalam pekan ini kita finalisasi," ujarnya.
Museum etnografika nantinya direncanakan menyimpan koleksi yang berkaitan dengan kebudayaan dan kesenian. Pengembangan ini menjadi bagian dari penataan Museum Sri Aji Joyoboyo agar koleksi sejarah, artefak, dan kebudayaan dapat disajikan sesuai karakter masing-masing. (ad)
