Logo

Hari Kelima, Pemadaman Kebakaran Pabrik Ban Bekas di Trowulan Mojokerto Masih Berlangsung

Petugas padamkan api secara bertahap, berharap hujan turun
Reporter:,Editor:

Senin, 26 October 2026 08:46 UTC

Hari Kelima, Pemadaman Kebakaran Pabrik Ban Bekas di Trowulan Mojokerto Masih Berlangsung

Tim pemadam kebakaran Pos Jabon dan Pos Mojosari memadamkan api yang masih menyala di pabrik ban bekas di Desa Domas, Trowulan, Mojokerto, Senin, 26 Oktober 2026. Foto: Wanto/Jatimnet

JATIMNET.COM, Mojokerto – Petugas pemadam kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Mojokerto masih berjibaku memadamkan kebakaran di pabrik ban bekas di Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Senin, 26 Oktober 2026. Memasuki hari kelima, petugas memadamkan api secara bertahap dengan menyasar sejumlah titik yang masih terbakar.

Komandan Pos 1 Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto, mengatakan petugas menyemprotkan air sekaligus mengurai tumpukan material menggunakan alat berat berupa excavator. Langkah ini dilakukan untuk menjangkau titik api yang tersembunyi di antara material terbakar.

"Hari ini kita sudah mulai bergerak titik per titik secara bertahap. Jadi, kita siram sambil diurai menggunakan excavator. Proses ini memang harus dilakukan dengan sabar," ujar Sukamto.

BACA: Gudang Ban Bekas di Trowulan Terbakar Hebat, Petugas Berjibaku Cegah Api Merembet ke SPBU 

Dalam upaya tersebut, Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Masing-masing kendaraan berasal dari Pos Jabon dan Pos Mojosari.

Sukamto menjelaskan, keterbatasan sumber air sempat menghambat proses pemadaman. Namun, pada hari kelima, perusahaan telah mendatangkan mobil tangki untuk memasok air bagi petugas.

"Tadi memang kendalanya sumber air. Namun, hari ini perusahaan sudah mendatangkan tangki suplai untuk kami. Semoga dengan adanya suplai air ini, proses pemadaman bisa bergerak lebih cepat," jelasnya.

BACA: Rumah di Jember Terbakar, Al-Quran di Tengah Puing Dilaporkan Tetap Utuh 

Petugas berharap api segera padam, mengingat luasnya area yang terbakar. Sukamto juga berharap hujan turun untuk membantu mempercepat proses pemadaman.

"Harapannya, secepatnya api bisa kita padamkan. Kalau bisa turun hujan, tentu akan sangat membantu, karena luasan area yang terbakar ini cukup besar," pungkasnya.