Logo

Hari Santri, Fatayat NU Kediri Ajak Perempuan Lestarikan Gobak Sodor

Reporter:,Editor:

Minggu, 25 October 2026 22:00 UTC

Hari Santri, Fatayat NU Kediri Ajak Perempuan Lestarikan Gobak Sodor

Vinanda Prameswati ikut bermain Gobak Sodor Sarungan bersama tim Fatayat NU dalam rangka peringatan Hari Santri, Minggu, 25 Oktober 2026. Foto: Prokopim Kota Kediri.

JATIMNET.COM, Kediri – Permainan tradisional gobak sodor kembali menjadi ajang kebersamaan perempuan di Kota Kediri.

Sebanyak 30 tim mengikuti Lomba Gobak Sodor Sarungan di Salim Sport Center MAN 2 Kediri dalam rangkaian peringatan Hari Santri, Minggu, 25 Oktober 2026.

Lomba yang digelar PC Fatayat NU Kota Kediri itu diikuti 28 tim dari ranting Fatayat NU se-Kota Kediri. Dua tim lainnya tampil dalam laga eksibisi antara PC Fatayat NU Kota Kediri dan Tim Penggerak PKK Kota Kediri.

Dalam pertandingan eksibisi tersebut, tim Fatayat NU yang diperkuat Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati berhasil meraih kemenangan.

Para peserta mengenakan sarung saat beradu kelincahan melewati hadangan lawan. Selain mengandalkan kecepatan, mereka harus menjaga kekompakan dan menyusun strategi untuk memenangkan pertandingan.

Ketua PC Fatayat NU Kota Kediri Dewi Nafi’ah mengatakan, lomba tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antarranting sekaligus mengenalkan kembali permainan tradisional melalui kegiatan yang melibatkan perempuan.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyambut positif kegiatan tersebut. Menurut dia, gobak sodor sarungan bukan sekadar hiburan, melainkan juga mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, kedisiplinan, dan ketangguhan.

“Melalui gobak sodor ini, kita diajarkan tentang kebersamaan, gotong royong, kedisiplinan, ketangguhan. Yang terpenting, kita diajak untuk menjaga budaya atau tradisi karena gobak sodor merupakan salah satu permainan tradisional,” ujarnya.

Vinanda menambahkan, permainan ini juga mengajarkan pentingnya kerja sama dan strategi untuk mencapai tujuan bersama.

“Meskipun tadi kita lari sendiri-sendiri, tetapi dalam permainan ini kekompakan penting. Tadi kita juga harus punya strategi untuk bisa menang,” katanya.

Selain mengikuti pertandingan, Vinanda meninjau stan produk UMKM Fatayat NU yang dipamerkan di lokasi kegiatan.

Para pemenang lomba berhak membawa pulang Piala Wali Kota Kediri, dengan penilaian dilakukan oleh juri dari Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Kediri.

 

Reporter: Quuen