Minggu, 25 October 2026 14:00 UTC

Ilustrasi orang tertabrak kereta api. Pixabay
JATIMNET.COM, Jember – Janis (25), warga Dusun Sumberbulus 3, Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Wijaya Kusuma, Minggu, 25 Oktober 2026 sekitar pukul 04.30 WIB.
Sebelum kejadian, korban diduga menonton sound horeg bersama teman-temannya.
Peristiwa itu terjadi di petak jalur rel antara Ledokombo dan Sempolan, tepatnya di Dusun Karang Kebun, Desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledokombo. Kereta yang melintas dari arah Banyuwangi menuju Jember tersebut menemper korban hingga tergeletak di pinggir rel.
Kanit Reskrim Polsek Ledokombo, Aiptu Dwi Porwanto, mengatakan polisi menerima laporan kejadian sekitar pukul 04.30 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi bersama tenaga medis dari Puskesmas Ledokombo.
“Sesampainya di TKP, korban sudah tergeletak di pinggir rel kereta api,” kata Dwi.
Dwi menjelaskan, lokasi kejadian bukan merupakan perlintasan kereta api, melainkan jalur rel yang dilalui kereta. Polisi menduga korban berada di sekitar pinggir rel sebelum kereta melintas.
“Di jalan kereta api, mungkin dia jalan di pinggir-pinggir, bukan di perlintasan,” ujarnya.
Sebelum insiden tersebut, korban diduga sempat menyaksikan pertunjukan sound horeg bersama teman-temannya. Namun, polisi belum mengungkap secara terperinci bagaimana korban bisa berada di dekat jalur rel hingga tertemper kereta.
Petugas menemukan sejumlah luka serius pada tubuh korban. Janis mengalami patah tulang terbuka pada kaki kiri, patah tulang lengan kiri, serta luka robek di bagian dagu. Korban dinyatakan meninggal dunia saat petugas tiba di lokasi.
Polisi juga mencium bau alkohol dari tubuh korban. Temuan tersebut memunculkan dugaan bahwa korban berada dalam pengaruh alkohol ketika berada di sekitar jalur kereta api.
“Memang di situ kondisi korban berbau alkohol. Ya, mungkin dalam keadaan mabuk dan tidak sadar kalau jalan di pinggir rel kereta api,” ungkap Dwi.
Setelah petugas mengevakuasi korban ke Puskesmas Ledokombo, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.
