Selasa, 21 July 2026 09:30 UTC

Tampang pelaku pencurian yang beraksi saat siaran Final Piala Dunia 2026, terekam kamera CCTV warga. Foto: Istimewa
JATIMNET.COM, Probolinggo – Momen siaran pertandingan Piala Dunia diduga dimanfaatkan komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) untuk melancarkan aksinya. Sebuah sepeda motor Honda Beat Street milik warga Desa Pondokkelor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, nyaris dibawa kabur pelaku pada Senin dini hari, 20 Juli 2026.
Beruntung, upaya pencurian tersebut berhasil digagalkan setelah pemilik rumah memergoki pelaku. Seluruh aksi juga terekam kamera CCTV yang terpasang di lokasi.
Peristiwa itu terjadi di sebuah bengkel yang berada di tepi Jalur Pantura, Desa Pondokkelor. Saat kejadian, pemilik motor Muhammad Fani bersama keluarganya berada di dalam rumah, sedangkan sepeda motornya diparkir di teras.
Aksi pelaku mulai terungkap ketika istri Fani mendengar suara mencurigakan dari luar rumah menjelang waktu subuh. Saat keluar untuk memeriksa keadaan, ia mendapati seorang pria mengenakan hoodie sedang berusaha membawa kabur sepeda motor milik suaminya.
"Istri saya mendengar suara gaduh dari luar. Begitu dicek, ternyata ada orang yang mencoba mencuri motor. Istri saya langsung berteriak sehingga pelaku kabur," kata Muhammad Fani saat ditemui di rumahnya, Selasa, 21 Juli 2026.
BACA: Aksi Pencurian Tabung LPG 3 Kg Terekam CCTV, Warga Perumahan di Probolinggo Resah
Rekaman CCTV memperlihatkan bahwa pelaku tidak beraksi sendirian. Sedikitnya ada dua orang yang diduga terlibat dengan pembagian tugas masing-masing.
Salah seorang pelaku turun untuk mengeksekusi pencurian, sedangkan rekannya menunggu di atas sepeda motor di pinggir Jalur Pantura sebagai pengawas sekaligus bersiap membawa kabur temannya jika aksi berhasil.
Fani menduga para pelaku sengaja memanfaatkan situasi lingkungan yang lebih sepi dari biasanya. Menurutnya, kawasan sekitar rumah umumnya ramai oleh warga yang berkumpul pada malam hari. Namun saat kejadian, banyak warga memilih menyaksikan siaran pertandingan Piala Dunia sehingga aktivitas di sekitar lokasi berkurang.
Warga menunjukkan titik kejadian pencurian saat Final Piala Dunia 2026. Foto: Zulafif
"Biasanya di sini ramai teman-teman yang nongkrong. Tapi malam itu sepi karena banyak yang nonton pertandingan Piala Dunia," ujarnya.
Fani mengungkapkan, peristiwa tersebut bukan kali pertama menimpa dirinya. Ia mengaku sudah dua kali menjadi sasaran aksi curanmor dan seluruh kejadian telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.
"Ini sudah yang kedua kalinya. Saya berharap pelakunya segera ditangkap supaya tidak semakin meresahkan warga," harapnya.
BACA: Aksi Kejahatannya Viral, Terduga Pencuri Kembalikan Sepeda Motor Korban
Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Petugas mengumpulkan keterangan para saksi sekaligus menelusuri rekaman CCTV untuk mengidentifikasi ciri-ciri kedua pelaku.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor, terutama saat memarkir kendaraan di luar rumah. Penggunaan kunci ganda dan sistem pengamanan tambahan dinilai dapat meminimalkan risiko tindak kejahatan.
