Minggu, 15 March 2026 02:00 UTC

Personel Satlreskrim Polres Jombang sedang melakukan olah tempat kejadian perkara meledaknya petasan yang mengakibatkan lima remaja terluka di Pucangrojo, Kecamatan Gudo.Foto: Karina
JATIMNET.COM, Jombang – Lima remaja di Kabupaten Jombang yang menjadi korban ledakan petasan atau mercon mengalami luka bakar cukup parah pada beberapa bagian tubuhnya, Jumat malam, 13 Maret 2026.
Pascaledakan petasan yang terjadi di teras rumah warga Dusun Kuwayuhan, Desa Pucangro, Kecamatan Gudo itu, lima remaja harus menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang.
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengatakan bahwa dari hasil penyelidikan awal, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), ledakan terjadi saat petasan atau mercon sedang dirakit para korban.
Kelima korban berinisial BR (15), KB (17), MZT (15), ARA (18), dan WFR (17). Seluruhnya merupakan pelajar yang berasal dari wilayah Kecamatan Gudo dan Ngoro, Kabupaten Jombang.
Selain mengakibatkan korban luka, ledakan juga menyebabkan kerusakan pada bagian rumah. Kerusakan terjadi pada bagian atap asbes dan kaca jendela teras yang pecah.
Petugas yang melakukan penyisiran di sekitar lokasi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perakitan petasan. Mulai dari palu, besi, gunting, batang besi, sendok, selongsong petasan, korek api bensol, serta beberapa potong kain dan tikar plastik yang terbakar.
“Petugas juga menemukan sejumlah petasan yang tidak meledak yang kemudian direndam dalam ember berisi air untuk menghindari risiko ledakan susulan,” jelas Dimas.
Saat petugas tiba di lokasi, kondisi TKP diketahui telah dibersihkan oleh warga yang sebelumnya menyiram area tersebut dengan air untuk memadamkan sisa percikan api agar tidak memicu ledakan lainnya.
Saat ini, Satreskrim Polres Jombang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mengamankan barang bukti, memasang garis polisi di lokasi, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti penyebab kejadian tersebut.
