Tercatat 11 investor yang mengakses dokumen penawaran

Lelang WK Migas Tahap I 2019 Ramai Peminat

David Priyasidharta
David Priyasidharta

Rabu, 13 Maret 2019 - 07:29

JATIMNET.COM, Jakarta - Lelang 5 Wilayah Kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas) sudah ramai peminat kendati belum genap sebulan ditawarkan pemerintah. Hingga saat ini, tercatat 11 investor yang mengakses dokumen penawaran.

Kelima WK yang dilelang pada tahap I 2019 ini terdiri dari 2 WK eks produksi yaitu WK Selat Panjang dan West Kampar serta 3 WK eksplorasi yaitu WK Anambas, West Ganal, dan West Kaimana.

"Belum sebulan (ditawarkan), tapi hasilnya sudah ada 11 yang mengakses bid document," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto dalam laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Selasa 12 Maret 2019.

BACA JUGA: SKK Migas Identifikasi Cadangan Migas Raksasa

Djoko merinci jumlah investor yang tertarik dengan WK Anambas sebanyak 2 investor, WK West Ganal diminati 3 investor, WK West Kaimana diminati 1 investor, WK Selat panjang diminati 3 investor dan WK Kampar diminati 2 investor.

"Padahal Blok West Ganal ini signature bonusnya USD 15 juta, diperebutkan oleh 3 investor," ungkapnya.

Banyaknya investor yang mengakses bid document menjadi sinyal positif bagi industri migas Indonesia. "Ini belum sebulan (ditawarkan). Nanti sampai 24 April (batas akses dokumen penawaran) bisa lebih dari 11 (investor)," ujarnya.

Investor yang mengakses dokumen, tegas Djoko, mayoritas merupakan perusahaan migas besar. Terutama Blok West Ganal yang terletak di lepas Pantai Selat Makassar. Untuk akses bid document itu sendiri, para kontraktor dikenai biaya USD 5.000 sebagai bentuk keseriusan perusahaan.

BACA JUGA: Gross Split Mulai Diminati Investor Migas

Setelah mengakses dokumen penawaran, investor yang berminat harus memasukkan dokumen partisipasi paling lambat tanggal 25 April 2019. Selanjutnya, Pemerintah akan melakukan seleksi dan kemudian mengumumkan pemenangnya.

Gairah investor terhadap industri migas mulai dirasakan setelah adanya peralihan sistem fiskal dari cost recovery ke gross split.

Sebanyak 21 WK perpanjangan/alih kelola telah ditandatangani dengan perolehan Komitmen Kerja Pasti (KKP) sebesar USD 1,9 miliar dan Bonus Tanda Tangan USD 877. "Itu baru WK produksi, belum WK eksplorasi dalam dua tahun sudah ada 14 WK yang laku ketika dilelang," tegasnya.

Baca Juga

loading...