Laki-laki 54 Tahun Perkosa Tiga Bocah SD di Sampang

Dyah Ayu Pitaloka

Senin, 18 Maret 2019 - 21:05

JATIMNET.COM, Surabaya – Laki-laki berinisial SD berusia 54 tahun dilaporkan memperkosa tiga siswi Sekolah Dasar di Sampang, Jawa Timur.

Polres Sampang menetapkan SD sebagai tersangka dan memberikan pendampingan psikologis pada tiga korban anak-anak.

Kepala Polres Sampang AKBP Budhi Wardiman mengatakan SD warga Kecamatan Karang Penang dan telah ditahan di Mapolres Sampang. "Korbannya anak sekolah dasar sebanyak tiga orang," kata dia di Sampang, Senin 18 Maret 2019.

BACA JUGA: Remaja Gangguan Mental Diperkosa Bapak, Kakak dan Adiknya

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka telah mengakui melakukan pelecehan seksual itu. Hasil pemeriksaan visum di RSUD Sampang membuktikan ada bagian organ vital korban yang robek.

"Atas dasar itulah, maka tersangka langsung kami tangkap dan kami tahan," kata dia.

Tersangka dijerat dengan pasal 82 UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Saat ini, sambung Kapolres, pihaknya juga memberikan pendampingan tim psikologis pada anak di bawah umur yang menjadi korban pelecehan seksual.

BACA JUGA: Anak Dicukur Serampangan di Sekolah, Orang Tua Lapor Polisi

"Tim yang kami mintai bantuan untuk melakukan pendampingan adalah dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Sampang," ujar dia.

Sementara itu, ketiga anak yang menjadi korban pelecehan seksual itu masing-masing duduk di bangku kelas 3 dan 4 salah satu SDN di Kabupaten Sampang.

"Kami memberikan pendampingan karena korban trauma mental dan tidak masuk sekolah, tim sudah turun sejak pihak keluarga melapor ke Polres Sampang," kata Kepala Bidang P2TP2A pada Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak Sampang, Masruroh.

Masruroh juga membenarkan tentang pendampingan psikolog untuk pemulihan psikologis terhadap korban. Kasus itu, menurutn dia, lebih berat dari kasus pelecehan seksual yang pernah terjadi di Sampang sebelumnya.

BACA JUGA: Polres Blitar Bekuk Germo Setelah Lacurkan Anak Putus Sekolah

Data KBPPPA Sampang menyebutkan, sepanjang 2019 kurang lebih 10 kasus kekerasan atau pencabulan terhadap anak dan perempuan. (Ant)

Baca Juga

loading...