Logo

Lagu Lama, Keterbatasan Blangko e-KTP Masih Terjadi, termasuk di Lamongan

Reporter:,Editor:

Rabu, 30 April 2025 07:00 UTC

Lagu Lama, Keterbatasan Blangko e-KTP Masih Terjadi, termasuk di Lamongan

Ketua Komisi A DPRD Lamongan Dimyati Hamzah (kanan) saat sidak di Kecamatan Paciran, Rabu, 30 April 2025. Foto: Zuditya Saputra

JATIMNET.COM, Lamongan – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Lamongan Dimyati Hamzah memanggil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat. Pemanggilan itu dilakukan Dimyati sebagai bentuk respons terhadap pelayanan e-KTP di Kecamatan Paciran.

Sebab, di kecamatan tersebut, proses pelayanan pembuatan maupun pengurusan e-KTP tersendat karena terbatasnya blangko.

Dimyati mengatakan persoalan blangko e-KTP menjadi perhatian serius pihaknya. Ia menyebut keterlambatan distribusi blangko sudah disampaikan langsung ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan saat ini DPRD akan memanggil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat guna mencari akar permasalahan.

BACA: Blangko Habis, Masyarakat Lamongan Belum Bisa Cetak e-KTP

“Kami ingin memastikan pelayanan administrasi publik berjalan tanpa hambatan. Untuk itu, kami akan bahas alternatif alokasi anggaran agar kebutuhan blangko tidak sampai tersendat,” ujarnya, Rabu, 30 April 2025.

Menurut Dimyati, inovasi pelayanan juga perlu ditingkatkan, misalnya melalui sistem jemput bola seperti yang sudah diterapkan di sejumlah kota besar, agar pelayanan seperti pencatatan kelahiran dan kematian bisa dilakukan secara lebih cepat dan efisien.

Senada dengan itu, Anggota Komisi A dari Fraksi PKB, Herman, menegaskan pihaknya akan mendalami kendala teknis dalam pendistribusian blangko melalui rapat dengar pendapat lanjutan.

“Pada hearing (dengar pendapat) kedua nanti akan kita cari tahu dimana letak error-nya, agar bisa segera diatasi. Kami juga mendorong peningkatan pelayanan capilduk (catatan sipil dan kependudukan) yang cepat dan transparan,” kata Herman.

BACA: Blangko KTP Elektronik Menipis, Dispendukcapil Surabaya Keluarkan Surat Keterangan

Sementara itu, Camat Paciran Samian mengakui pelayanan administrasi di wilayahnya berjalan cukup baik, namun keterbatasan blangko e-KTP menjadi hambatan yang belum terselesaikan.

“Pengadaan bahan cetak blangko KTP memang kurang dan telat. Ini menjadi kendala dalam pelayanan langsung ke masyarakat,” katanya.

Samian juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD yang terus memberi perhatian terhadap wilayah Paciran yang disebutnya sebagai etalase Lamongan karena letaknya yang strategis di wilayah pesisir utara.

Keterbatasan blangko e-KTP yang didistribusikan dari Kementerian Dalam Negeri ini terus jadi masalah dan ibarat lagu lama yang terus berulang.