KTM Bantu Zarco Pecahkan Masalah Sasis dan Mesin

Rochman Arief

Kamis, 16 Mei 2019 - 17:59

JATIMNET.COM, Surabaya – Direktur Motorsport KTM Pit Beirer bisa memahami upaya Johann Zarco menyesuaikan dengan mesin RC16. Harus diakui mantan juara dunia Moto2 itu tidak puas dengan capaiannya di awal musim ini dengan tim barunya.

Hal itu berbeda ketika dia masih mengendalikan Yamaha beberapa musim sebelumnya. Pit Beirer mengatakan kepada Zarco bahwa kedua pihak akan melakukan perubahan. Janji ini tidak lepas adanya ketidakcocokkan antara kedua pihak

Zarco mengaku butuh waktu untuk beradaptasi dengan mesin RC16. Di satu sisi Beirer terkejut melihat ketidakcocokan dari motor yang ditunggangi dengan gaya Zarco mengendarai motor tersebut.

BACA JUGA: Dovizioso Kekecewa Gagal Rebut Podium

“Motor ini memiliki beberapa keunggulan,” kata Beirer, dikutip Crash.net, Kamis 16 Mei 2019. Namun dia juga meminta agar Zarco berusaha keras menyesuaikan gaya menunggang dan memanfaatkan sisi positifnya.

Pada dasarnya Beirer bisa memahami. Cara dia mengendarai motor sebelumnya dengan saat ini jelas berbeda. Motor yang dikendalikan sebelumnya adalah M1 milik Yamaha, sedangkan KTM menyodorkan RC16 yang jelas berbeda.

“Ini motor yang berbeda. Kita berdua harus melakukan langkah. Entah bagaimana dia harus menggunakan keunggulan motor ini, karena (motor) itu memiliki beberapa keunggulan,” kata Beirer.

Kesulitan Zarco mengendalikan RC16 milik KTM terlihat dari empat seri yang sudah dilalui. Menyelesaikan balapan di Qatar dan Argentina hanya finish di posisi ke-15. Dia menyelesaikan balapan di Amerika Serikat di posisi ke-13 dan turun satu strip saat turun di Spanyol.

BACA JUGA: Petrucci Berharap Bisa Tampil Maksimal

Hasil itu jelas memukulnya. Sebab sepanjang dua musim bersama Yamaha Tech 3, dia sanggup mengimbangi pebalap papan atas seperti Marc Marquez, Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, dan maverick Vinales.

“Kami tidak bisa mengatakan, ‘Ini sepedamu, rekan setimmu lebih cepat, jadi silakan pergi’ Kami akan bergerak ke arahnya secepat mungkin, karena itu demi kepentingan jangka panjang,” kata Beirer.

Manajemen KTM juga berharap ada perubahan dari gaya menunggang Zarco di atas motor barunya. Selain itu, tim asal Austria itu bisa membantu mencarikan solusi atas kekurangan dari RC16. “Terus terang kami tidak senang dengan situasi ini, tapi kami berusaha akan berjuang bersama,” Beirer memungkasinya.

Baca Juga

loading...