Jumat, 10 April 2026 09:39 UTC

Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, dalam sambutannya menekankan bahwa penguasaan Bantuan Hidup Dasar sangat penting sebagai langkah awal penyelamatan nyawa sebelum penanganan lanjutan. Foto: Zulafif
JATIMNET.COM, Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo terus memperkuat layanan kegawatdaruratan dengan melatih 64 petugas Public Safety Center (PSC) 112. Pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan respons dalam menangani kondisi darurat di lapangan.
Kegiatan Bantuan Hidup Dasar (BHD) tersebut melibatkan tenaga kesehatan, pengemudi ambulans, serta personel Satpol PP sebagai garda terdepan pelayanan darurat.
Dinas Kesehatan P2KB Kota Probolinggo menggelar pelatihan ini di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo, Jumat, 10 April 2026.
BACA: Geger di Probolinggo, Seorang Perempuan Ditemukan di Parit Areal Persawahan
Kepala Dinas Kesehatan P2KB, dr. Intan Sudarmadi, menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat.
“Pelatihan ini menjadi sarana membangun sinergi antara tenaga kesehatan, pengemudi ambulans, dan petugas Satpol PP agar respons kegawatdaruratan bisa lebih optimal,” ujarnya.
Peserta mendapatkan materi dari instruktur berkompeten dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Probolinggo.
BACA: Perkuat Layanan Darurat, Pemkot Probolinggo Siapkan Mobil SIGAS dan Latih Petugas
Selain materi teori, peserta juga mengikuti simulasi penanganan kasus darurat untuk mengasah kesiapan saat bertugas di lapangan.
Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, menekankan bahwa penguasaan Bantuan Hidup Dasar sangat penting sebagai langkah awal penyelamatan nyawa sebelum penanganan lanjutan dilakukan.
“Bantuan hidup dasar adalah pertolongan pertama yang sangat menentukan. Tanpa tindakan awal yang tepat, kondisi darurat bisa berujung fatal,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar setiap petugas memiliki kesiapan mental dan mampu bertindak cepat sesuai prosedur dalam situasi genting.
