Kota Madiun Gelar Pawai Obor Sambut Bulan Ramadan

Nd. Nugroho

Minggu, 5 Mei 2019 - 08:13

JATIMNET.COM, Madiun – Penyambutan Bulan Ramadan 1440 Hijriyah dilakukan dengan beragam cara. Di Kota Madiun, lebih dari 3.300 warga yang mayoritas dari kalangan pelajar mengikuti pawai obor, Sabtu 4 Mei 2019 malam. Tradisi ini untuk mengingatkan datangnya bulan puasa yang dijadwalkan jatuh mulai Senin 6 Mei 2019.

Suasana gembira terasa setelah. Para peserta pawai diberangkatkan oleh Wali Kota Madiun Maidi dari depan Masjid Agung Baitul Hakim di Jalan Alun-alun Barat.

Rombongan kemudian menyusuri rute yang ditentukan mulai dari Jalan Kolonel Marhadi-Jalan Panglima Sudirman-Jalan Dr Sutomo-Jalan Jawa-Jalan Pahlawan-Jalan Semeru hingga finish di Jalan Alun-alun Utara. Jarak yang ditempuh sekitar tiga kilometer.

BACA JUGA:  21 Ribu Apem Meriahkan Tradisi Megengan di Surabaya

Maidi mengatakan bahwa tradisi itu sebagai pengingat akan datangnya bulan puasa. Diharapkan agar warga Kota Madiun mempersiapkan diri menjalankan ibadah pada bulan suci yang datang setahun sekali.

Menurut wali kota yang baru dilantik pada Senin 29 April lalu, melalui pawai obor diharapkan mampu menghidupkan suasana suka-cita warga menyambut Ramadan. Terutama bagi anak-anak. Maka diharapkan lebih semangat menjalankan ibadah selama bulan penuh berkah ini.

“Semoga sejak dini suasana islami dapat tertanam dalam hati dan perilaku anak-anak,” ujar Maidi.

BACA JUGA: Pelajar Blitar Sambut Ramadan dan Hardiknas dengan Pawai Taaruf

Selain itu, ia menuturkan bahwa pawai obor diharapkan juga menjadi ikon wisata religi baru di Kota Madiun. Maka, selama tiga tahun terakhir ini kegiatan itu rutin dijalankan dengan melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Madiun KH Muhammad Sutoyo, mengatakan bahwa pawai obor merupakan simbol untuk mengajak masyarakat meningkatkan ibadah selama Ramadan. Sebab, sudah seyogyanya penyambutan bulan penuh ampunan itu dilakukan secara suka-cita.

Api obor, ia menuturkan, diibaratkan sebagai semangat bagi umat Muslim menyambut datangnya Ramadan 1440 Hijriah atau 2019 Masehi. Apalagi, kedatangannya hanya sekali dalam setahun. “Ada hadits yang menyatakan bahwa penyambutan bulan Ramadan harus dilakukan dengan gembira,” ujar Sutoyo.

Baca Juga

loading...