Kiai Asep Bantah Beri Rekomendasi Jabatan Kakanwil Kemenag Jatim

Baehaqi Almutoif

Jumat, 22 Maret 2019 - 21:11

JATIMNET.COM, Surabaya - Nama Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim turut disebut Mucahmmad Romahurmuzy, tersangka suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019.

Mengutip Antara, Rommy, panggilan Muchammad Romahurmuziy, mengaku yang dilakukannya adalah meneruskan aspirasi sebagai anggota DPR, dan ketua umum partai pada saat itu.

Pada kasus Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanudin, Rommy menyebut menerima aspirasi dari KH Asep Saifuddin Chalim. Ia juga mendengarkan aspirasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

BACA JUGA: Muncul Nama Khofifah untuk Ganti Romahurmuziy

Menanggapi perkataan Rommy, Kiai Asep membantah bahwa dirinya memberikan rekomendasi. "Tidak ada rekomendasi. Rekomendasi itu tertulis. Tidak ada saya beri rekomendasi tertulis. Coba cari," ujar KH Asep saat ditemui di rumahnya di daerah Siwalankerto Surabaya, Jumat 22 Maret 2019.

Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah itu membenarkan jika dirinya mengenal Haris Hasanuddin. Mantan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur itu pernah tercatat sebagai santri di Pondok Pesantren Amanatul Ummah selama tiga tahun.

"Tapi kalau ditanya siapa dia, saya punya data ngaji di tempat saya tiga tahun. Dan dia mesti tanya kalau selesai ngaji. Selama beliau kuliah di IAIN," katanya.  

BACA JUGA: Diduga Suap Romahurmuziy, Dua Pejabat Kemenag Jatim Tersangka

Menurut KH Asep, selama belajar di pesantrennya Haris belajar apapun tentang agama Islam. Salah satunya termasuk hadis tentang suap menyuap.

"Dalam hadis dan keterangan begitu jelas, penyuap dan penerima suap keduanya di neraka. Dan selama tiga tahun beliau ngaji di tempat saya," kata dia.

Untuk diketahui, KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait dugaan suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019. Rommy diduga sebagai penerima suap dalam kasus ini.

Sedangkan yang diduga sebagai pemberi, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanudin (HRS).

Baca Juga

loading...