Logo

Kejar Pancing yang Disambar Ikan, Warga Gresik Tenggelam di Tambak

Reporter:,Editor:

Kamis, 20 August 2026 11:31 UTC

Kejar Pancing yang Disambar Ikan, Warga Gresik Tenggelam di Tambak

Petugas gabungan melakukan evakuasi pada korban tenggelam. Foto: BPBD Gresik

JATIMNET.COM, Gresik – Keasyikan memancing berakhir tragis bagi Subandi (40), warga Dusun Krajan, Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Ia diduga tenggelam setelah melompat ke tambak di wilayah Putat Lor, Kamis, 20 Agustus 2026.

Peristiwa itu bermula ketika Subandi memancing bersama rekannya, Husen, warga Dusun Karang Turi, Desa Menganti. Saat itu, Husen meninggalkan aktivitas memancing sejenak untuk menunaikan salat Zuhur.

Ketika Husen tengah salat, ikan menyambar pancing Subandi hingga jorannya terseret menuju bagian tengah tambak. Diduga spontan hendak menyelamatkan pancing tersebut, Subandi kemudian melompat ke dalam tambak.

Husen yang baru menjalankan dua rakaat salat mendengar Subandi berteriak meminta pertolongan. Ia langsung membatalkan salat dan berupaya menyelamatkan korban.

BACA: Pasar Djadoel Grissee #5 Hidupkan Kembali Kuliner Tempo Dulu Gresik 

Husen sempat masuk ke tambak. Namun, kedalaman air membuatnya kesulitan mencapai korban. Ia akhirnya kembali ke daratan dan meminta bantuan.

Kepala BPBD Kabupaten Gresik Sukardi mengatakan petugas menduga Subandi mengalami kelelahan atau kram saat berada di dalam tambak. Kondisi itu diduga membuat korban kehilangan kendali hingga akhirnya tenggelam, meski korban diketahui bisa berenang.

"Setelah dilakukan penyisiran dan juga penyelaman, korban ditemukan dalam kondisi meninggal Dunia, sekira pukul 17.43 WIB," terang Sukardi saat dikonfirmasi.

Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman membenarkan kejadian tersebut. Setelah menerima laporan, polisi langsung berkoordinasi dengan petugas terkait untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi.

BACA: 10.195 Warga Gresik Terima Bantuan, BLT Rp900 Ribu hingga Beras

"Dilakukan upaya pencarian terhadap korban di sekitar lokasi kejadian. Pukul 17.43 WIB korban berhasil ditemukan. Selanjutnya dilakukan penanganan dan evakuasi korban," tukas AKP Arif.

Tim gabungan membutuhkan waktu untuk menemukan korban karena area tambak cukup luas dan memiliki kedalaman air yang menyulitkan proses pencarian.

Petugas gabungan yang terlibat dalam pencarian antara lain Basarnas, BPBD Gresik, TNI AL Marinir, Satpolairud, dan Polsek Menganti. Tim kemudian mengevakuasi korban setelah menemukannya sekitar pukul 17.43 WIB.