Sabtu, 31 October 2026 02:25 UTC

Kecelakaan lalu lintas tiga sepeda motor di Jalan Arjasa-Kalisat, Sabtu dini hari, 31 Oktober 2026. Foto: Istimewa/ Satlantas Polres Jember
JATIMNET.COM, Jember – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Umum Arjasa-Kalisat, Kabupaten Jember, Sabtu dini hari, 31 Oktober 2026. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pelajar berinisial AWP (17) meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya bertabrakan dengan Honda Supra X.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di depan Penggilingan Padi Dokar, Dusun Krajan, Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat.
Insiden bermula ketika Honda Supra X bernomor polisi P 6972 VR yang dikendarai MS (21) melaju dari arah timur menuju barat. Pengendara diduga kehilangan kendali hingga sepeda motornya oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan.
Honda Supra X tersebut kemudian menabrak dua sepeda motor Honda Beat yang melaju dari arah barat menuju timur. Ketiga kendaraan mengalami benturan di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember Ipda Tommy Nur Alamsyah mengatakan, hasil penanganan awal menunjukkan Honda Supra X diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum kecelakaan terjadi.
"Sepeda motor Honda Supra X berjalan dari arah timur ke barat. Sesampainya di tempat kejadian, pengendara tidak bisa menguasai laju kendaraannya sehingga oleng ke kanan dan kemudian bertabrakan dengan dua sepeda motor Honda Beat dari arah berlawanan," ujar Tommy.
Dua Honda Beat yang terlibat masing-masing bernomor polisi P 5784 HR dan P 3236 JW. Honda Beat P 5784 HR dikendarai AP (18) bersama seorang penumpang. Sementara Honda Beat P 3236 JW dikemudikan DRP (18) dengan dua penumpang, termasuk AWP.
Benturan tersebut menyebabkan sejumlah orang mengalami luka-luka. Pengendara Honda Supra X, MS, mengalami luka pada bagian kepala dan kaki. Sementara pengendara Honda Beat P 3236 JW, DRP, mengalami luka di wajah dan kaki.
Keduanya mendapatkan perawatan medis di RSUD Kalisat Jember.
Adapun AWP yang menjadi penumpang Honda Beat P 3236 JW mengalami luka pada bagian kepala dan kaki. Pelajar berusia 17 tahun tersebut meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Tommy mengatakan, polisi masih menyelidiki faktor yang memengaruhi kecelakaan tersebut. Petugas telah mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, mengamankan barang bukti, serta meminta visum terhadap korban.
"Untuk faktor yang memengaruhi terjadinya kecelakaan masih dalam penyelidikan," katanya.
Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan yang melibatkan tiga sepeda motor tersebut mencapai sekitar Rp 2 juta. Penyidik masih mendalami keterangan saksi dan bukti di lokasi untuk memastikan penyebab pasti insiden maut itu.
Di sisi lain, seorang warga setempat menyebut rombongan yang menaiki dua Honda Beat tersebut sedang dalam perjalanan pulang setelah memancing. Warga itu juga membantah dugaan bahwa mereka terlibat aksi balap liar sebelum kecelakaan terjadi.
Reporter: Fauzan Arif Satrio
