Logo

Kebakaran Bromo yang Mengganas Sejak Rabu Malam, Kamis Sore Mulai Terkendali

‎Ratusan Petugas Masih Lakukan Pendinginan
Reporter:,Editor:

Kamis, 27 August 2026 13:48 UTC

Kebakaran Bromo yang Mengganas Sejak Rabu Malam, Kamis Sore Mulai Terkendali

Petugas saat melakukan pendinginan di titik yang sebelumnya terbakar di kawasan Bromo, Probolinggo, Kamis, 27 Agustus 2026. Foto: Zulafif

JATIMNET.COM, Probolinggo – Kebakaran yang melanda kawasan Gunung Bromo sejak Rabu malam, 26 Agustus 2026, mulai terkendali pada Kamis sore, 27 Agustus 2026. Ratusan petugas gabungan terus bekerja memadamkan api yang membakar vegetasi kering di kawasan tebing Dusun Cemorolawang.

Api pertama kali terlihat di kawasan perbukitan Bromo yang masuk wilayah Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Kobaran api kemudian merambat cepat melalui vegetasi kering karena mendapat dorongan angin yang cukup kencang.

Pergerakan api sempat mengarah ke sejumlah penginapan yang berada di Dusun Cemorolawang. Kondisi tersebut mendorong petugas memperkuat penanganan untuk mencegah kobaran api meluas ke kawasan yang lebih dekat dengan permukiman dan fasilitas wisata.

Ratusan personel gabungan dikerahkan sejak Kamis pagi hingga malam. Mereka berasal dari Kodim 0820 Probolinggo, Polres Probolinggo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), serta unsur relawan.

BACA: Bromo Terbakar Lagi! Kobaran Api Mendekati Permukiman dan Penginapan 

Komandan Kodim dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo memimpin langsung proses pemadaman. Petugas menggunakan selang pemadam untuk menjangkau dan menangani sejumlah titik api.

 

Medan Curam Hambat Pemadaman

Petugas menghadapi sejumlah kendala selama proses pemadaman. Asap pekat dan hembusan angin kencang menyulitkan tim mengendalikan kobaran api. Kondisi medan berupa tebing curam juga meningkatkan risiko keselamatan petugas saat mendekati titik kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, tim melakukan pemadaman secara bertahap dengan memprioritaskan titik api yang berpotensi meluas.

“Kita terus melakukan pemadaman dan pendinginan di titik-titik yang masih terdapat api maupun bara. Kondisi angin dan medan yang cukup curam memang menjadi kendala bagi petugas di lapangan,” ujarnya.

Meski menghadapi medan sulit dan kondisi angin yang berubah-ubah, petugas terus mengendalikan kobaran api. Upaya tersebut secara bertahap membuahkan hasil hingga kondisi kebakaran mulai terkendali pada Kamis sore.

Petugas tetap melanjutkan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik hingga Kamis malam. Mereka melakukan langkah tersebut untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala dan memicu kebakaran susulan.

BACA: Wisata Bromo Mulai Bergeliat, Persewaan Jeep Kembali Full Booking 

Oemar mengatakan, petugas juga akan terus memantau kawasan terdampak hingga situasi benar-benar aman.

“Kami tetap melakukan pendinginan dan pemantauan. Harapannya malam ini api bisa sepenuhnya dikendalikan, sehingga tidak kembali meluas,” jelasnya.

Tim gabungan juga mengantisipasi perubahan arah angin yang dapat kembali membawa api menuju vegetasi kering di kawasan Bromo. Karena itu, pemadaman dan pendinginan tetap menjadi prioritas hingga Kamis malam.

Petugas memastikan pemantauan terus berlangsung untuk mencegah munculnya kembali titik api dan memastikan kebakaran di kawasan Cemorolawang benar-benar padam.