Kartini di Mata Gubernur Perempuan Pertama di Jatim

Baehaqi Almutoif

Minggu, 21 April 2019 - 14:57

JATIMNET.COM, Surabaya - Sebagai Gubernur Jawa Timur perempuan pertama, Khofifah Indar Parawansa memaknai Hari Kartini dengan mengingat geliat perjuangan ibu-ibu rumah tangga penggerak ekonomi keluarga.

"Para perempuan, ibu-ibu yang tengah malam berjualan sayur, berjualan gorengan, berjualan ikan di pasar tradisional, yang sehabis subuh mereka sudah kembali ke rumah dengan memperoleh keuntungan dari hasil berdagang, mereka memiliki kontribusi yang sangat besar ketika mereka menyisihkan keuntungan yang sedikit itu untuk biaya pendidikan anak-anaknya," ujar Khofifah melalui keterangan resminya, Minggu 21 April 2019.

Bagi Khofifah mereka itu merupakan sosok Kartini yang nyata berada di tengah maayarakat. Memperjuangkan keberlangsungan hidup keluarga, demi pendidikan anak-anak. "Mereka perempuan hebat tanpa suara yang sebenarnya penuh karya," ungkapnya.

BACA JUGA: Dari Perempuan Jepang ke Kembang Jepun

Di mata gubernur kelahiran Surabaya ini, para ibu adalah pahlawan keluarga. Mereka terus berjuang meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Para perempuan Kartini masa kini itu harus menjadi satu kesatuan yang sama-sama berjuang untuk membangun kualitas sumber daya manusia dan ekonomi bangsa.

"Mereka harus berjejaring dengan yang ada di kota, dengan sektor perbankan, sektor legislatif, sektor eksekutif, semua jejaring itulah yang akan meneguhkan ketahanan, kekuatan masyarakat bangsa dan negara Indonesia," urainya.

BACA JUGA: Kisah di Balik Nama Jalan Kramat Gantung Surabaya

Keteladanan sosok Kartini masa kini, menurut Khofifah bisa diwujudkan dalam banyak hal. Terutama dengan meneladani sikap keteguhan, ketegaran, dan juga keberanian dari sosok Raden Adjeng Kartini.

"Kartini hari ini adalah Kartini yang punya keteguhan dan ketegaran menghadapi berbagai dinamika kehidupan di mana pun mereka berada dan dalam status sosial ekonomi selevel apapun. Dan dari level manapun itu, mereka akan tetap memberikan kontribusi terhadap peneguhan masyarakat bangsa dan negara kita serta terus membangun ketahanan masyarakat bangsa dan negara Indonesia," katanya.

Baca Juga

loading...