Kamis, 04 April 2024 05:00 UTC

Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro memberikan sambutan saat penilaian Lomba Kampung Keluarga Berkualitas Terbaik, Kamis, 4 April 2024. Foto: Dinas Kominfo Kota Mojokerto
JATIMNET.COM, Mojokerto – Kampung KB Kanjeng Djimat di Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, terpilih sebagai pemenang juara 1 Lomba Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) kategori kota se-Jawa Timur Tahun 2024.
Kegiatan lomba ini digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Jawa Timur. Prestasi ini diraih setelah melalui tahapan seleksi awal pada Februari dan penilaian lapangan oleh Tim Verifikasi Lapangan yang diketuai Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana BKKBN Jatim Yuni Dwi Tjadikijanto pada Jumat, 22 Maret 2024.
Pj Wali Kota Mojokerto Mohamad Ali Kuncoro menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim yang telah mengikuti perlombaan ini dan atas dedikasi yang selama ini dilakukan.
BACA: Kampung KB "Bangkit" Kelurahan di Kota Mojokerto Berkompetisi dengan Madiun dan Probolinggo
"Kemarin saya turut menyambut langsung rombongan tim verlap di Pendapa Kantor Kelurahan Surodinawan. Jadi tahu betul bahwa kebarhasilan ini berkat sinergi nyata dari warga dengan pemerintah khususnya Dinkes PPKB," kata Mas Pj, Kamis, 4 April 2024.
Berdasarkan Surat BKKBN Jawa Timur Nomor 327/PD.05/J/2024 tanggal 28 Maret 2024, Kampung KB Kanjeng Djimat mendapat perolehan nilai tertinggi, yakni 98,73. Angka tersebut juga lebih tinggi jika dibandingkan perolehan juara 1 kategori kabupaten sebesar 97,54 yang diraih Kampung KB Jaya Manunggal, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.
Sedangkan pada kategori kota, juara 2 diraih Kampung KB Berseri Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, dengan skor 94,15. Berikutnya, juara 3 disabet Kampung KB Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, dengan nilai 85,93.
"Prestasi ini diharapkan menumbuhkan komitmen semua pihak, baik dari warga maupun OPD agar bagaimana Pemkot Mojokerto tidak hanya menjadi yang terbaik di tingkat provinsi, tapi juga berjuang di tingkat nasional," tutur Ali yang akrab disapa Mas Pj ini.
BACA: RSUD Kota Mojokerto Gratiskan Layanan Cathlab Dalam Rangka HUT Kota Mojokerto ke-105
Tidak sekadar ajang lomba, menurut Mas Pj, kegiatan tersebut sejatinya mendukung upaya untuk menciptakan high quality human resources (sumber daya manusia berkualitas tinggi) yang siap berkompetisi dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Pembentukan Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui optimalisasi penerapan fungsi keluarga untuk menciptakan keluarga yang lebih bahagia dan sejahtera, terbebas dari kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan. Keberhasilannya akan dilihat dari aspek pengendalian kuantitas penduduk dan kualitas penduduk yang diukur dengan peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga.
Untuk memastikan hal tersebut, dalam proses penilaian lapangan, tim penilai mengunjungi Rumah Dataku (RDK) yang ada di Kantor Sekretariat Kampung KB Kelurahan Surodinawan, Bina Keluarga Berencana (BKR) di Balai RW 04, dan dilanjutkan ke Bina Keluarga Balita (BKB) yang terintegrasi dengan PAUD dan Posyandu di Balai RW 03, serta penilaian KWT Srikandi Jaya di Lingkungan Ketidur.
"Semoga ini dapat memotivasi 17 kelurahan lainnya untuk menjadi agen perubahan yang berdampak bagi pembangunan Kota Mojokerto di masa depan," kata Ali.
