Jumat, 30 October 2026 07:17 UTC

Petugas BPBD evakuasi jenqzah lansia 64 tahun yang tewas disungai rolak Surabaya, Jumat, 30 Oktober 2026. Foto: Command Center 112
JATIMNET.COM, Surabaya – Warga menemukan jenazah seorang pria berinisial MH (64) mengapung di tepi Sungai Rolak, tepat di bawah Jembatan Gunungsari, Surabaya, Jumat pagi, 30 Oktober 2026.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya bersama kepolisian kemudian mengevakuasi dan mengidentifikasi jenazah tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kota Surabaya Linda Novitasari mengatakan, pihaknya menerima laporan penemuan jenazah melalui Command Center pada pukul 10.38 WIB. Petugas langsung bergerak dan tiba di lokasi tujuh menit kemudian.
"Saat petugas tiba di lokasi, jenazah sudah mengapung di tepi sungai bawah jembatan," jelas Linda.
Berdasarkan pendataan awal, jenazah tersebut berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia 64 tahun. Korban tercatat sebagai warga Temu Gang I, RT 004/RW 001, Kelurahan Temu, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo.
Linda menjelaskan, petugas BPBD bersama personel Posko Terpadu Dukuh Pakis berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengamankan lokasi sekaligus mengumpulkan informasi terkait penemuan tersebut.
"Selanjutnya dilakukan evakuasi oleh BPBD Kota Surabaya menggunakan perahu karet dari Posko Terpadu Mastrip," ujarnya.
Petugas kemudian membawa jenazah ke darat menggunakan perahu karet. Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polrestabes Surabaya selanjutnya melakukan identifikasi untuk memastikan identitas korban.
Setelah proses identifikasi, petugas mengantarkan jenazah ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo Surabaya menggunakan ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya.
Menurut Linda, seorang saksi yang berada di sekitar lokasi menyebut korban terakhir kali terlihat pada Kamis, 29 Oktober 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.
"Saksi merupakan seorang pemancing ikan yang berada di sekitar lokasi. Namun, yang bersangkutan tidak berkenan dimintai identitasnya," katanya.
Hingga penanganan berlangsung, petugas masih mencari pihak keluarga korban. Sementara itu, kepolisian menangani penemuan jenazah tersebut untuk menyelidiki penyebab dan kronologi kejadian.
Penemuan jenazah di Sungai Rolak ini terjadi sehari setelah laporan seseorang menceburkan diri ke sungai di bawah Jembatan Nginden, Surabaya, Kamis malam, 29 Oktober 2026.
Dalam peristiwa di Jembatan Nginden tersebut, seorang pria yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap pengemudi Toyota Innova Zenix dilaporkan melompat ke sungai. Hingga saat ini, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap orang tersebut.
Meski kedua peristiwa sama-sama terjadi di sungai wilayah Surabaya dalam rentang waktu berdekatan, belum ada keterangan resmi kepolisian yang memastikan jenazah MH merupakan orang yang dilaporkan menceburkan diri di Jembatan Nginden.
Kepolisian masih mendalami kedua kejadian tersebut untuk memastikan identitas korban serta keterkaitan di antara keduanya.
