Jumat, 30 January 2026 07:17 UTC

Kondisi Bandara Juanda sempat ditutup sementara lantaran ada pesawat latih yang tergelincir, Jumat, 30 Januari 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Otoritas Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, membenarkan adanya insiden pesawat latih yang terjadi di area landasan pacu (runway) pada hari ini, Jumat, 30 Januari 2026. Peristiwa tersebut membuat pengelola bandara menghentikan sementara operasional runway guna menjamin keselamatan penerbangan.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menjelaskan bahwa pihaknya langsung menutup landasan pacu selama kurang lebih satu jam. Penutupan dilakukan untuk mengevakuasi pesawat latih sekaligus memastikan kondisi runway benar-benar aman sebelum kembali digunakan.
“Sebagai langkah keselamatan dan keamanan penerbangan, runway Bandara Internasional Juanda sempat ditutup sementara untuk memastikan tidak terdapat Foreign Object Debris (FOD) maupun potensi risiko lain yang dapat mengganggu operasional penerbangan,” kata Muhammad Tohir saat dikonfirmasi beberapa saat setelah kejadian.
Penutupan sementara tersebut berdampak pada sejumlah jadwal penerbangan. Sebanyak sembilan pesawat terpaksa melakukan pengalihan rute (divert) ke bandara alternatif. Manajemen bandara segera berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk meminimalkan dampak terhadap penumpang.
“Kami terus melakukan koordinasi dengan maskapai agar penumpang yang terdampak dapat ditangani sesuai prosedur dan standar pelayanan yang berlaku,” ujarnya.
Setelah proses evakuasi pesawat latih rampung dan tim melakukan inspeksi menyeluruh, pihak bandara memastikan kondisi landasan pacu telah aman. Operasional runway pun kembali dibuka untuk melayani aktivitas penerbangan.
BACA: Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sapu Bandara Juanda
“Runway sudah dibuka kembali dan operasional penerbangan saat ini berjalan normal,” kata Tohir.
Ia menegaskan, Bandara Internasional Juanda akan terus meningkatkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan serta menjalankan prosedur keselamatan penerbangan secara ketat sesuai ketentuan yang berlaku.
“Atas kejadian ini, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa bandara dan pihak terkait atas ketidaknyamanan yang terjadi, serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama seluruh pihak,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, tidak terdapat laporan korban jiwa dalam insiden pesawat latih tersebut. Sementara itu, pihak terkait masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kejadian.
