Kamis, 20 August 2026 11:04 UTC

Salah satu sirkuit Mandalika yang ditawarkan InJourney Wisata Olahraga Motorsport, Kamis, 20 Agustus 2026. Foto: Dokumen InJourney
JATIMNET.COM, Surabaya – PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney memperkuat integrasi ekosistem pariwisata melalui ASTINDO Travel Fair (ATF) 2026 di Mal Pakuwon, Surabaya, 20-23 Agustus 2026.
Dalam pameran tersebut, InJourney tidak hanya menawarkan produk perjalanan secara terpisah, tetapi menghubungkan akomodasi, destinasi wisata, layanan bandara, transportasi, hingga pengalaman wisata berbasis olahraga.
Direktur Komersial InJourney Veronica H. Sisilia mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam ATF 2026 menjadi upaya memperluas akses masyarakat terhadap berbagai produk dan pengalaman wisata yang dikembangkan InJourney bersama anak usahanya.
“Kami berharap kehadiran InJourney di ATF tidak hanya mendorong transaksi dan memperkenalkan produk-produk anggota grup kepada pasar yang lebih luas, tetapi juga semakin memperkuat sinergi ekosistem pariwisata dalam menghadirkan perjalanan yang lebih mudah, menarik, dan bernilai bagi wisatawan,” kata Veronica, Kamis, 20 Agustus 2026.
Menurut Veronica, kolaborasi antaranggota InJourney memungkinkan wisatawan menikmati perjalanan secara lebih terintegrasi, mulai dari akomodasi, destinasi, transportasi hingga layanan bandara.
InJourney Integrasikan Destinasi dan Akomodasi
Veronica mencontohkan integrasi tersebut melalui program InJourney Destination Management di kawasan Candi Borobudur. Wisatawan dapat memilih pengalaman Borobudur Sunrise, Borobudur Sunset, dan Borobudur Manohara Premium.
“Jadi wisatawan dapat menikmati pengalaman berbeda melalui program Borobudur Sunrise, Borobudur Sunset, dan Borobudur Manohara Premium,” ungkapnya.
Program tersebut memadukan kunjungan ke kawasan candi dengan pemandu profesional, fasilitas khusus, dan sajian kuliner.
“Konsep ini menunjukkan upaya mengembangkan destinasi tidak sekadar sebagai tempat kunjungan, tetapi sebagai pengalaman wisata yang lebih utuh,” terangnya.
Sementara itu, InJourney Hospitality menyediakan pilihan akomodasi di sejumlah daerah, seperti Bali, Yogyakarta, Jakarta, Padang, dan Lombok.
“Kehadiran jaringan hotel tersebut menjadi bagian penting dalam membangun konektivitas perjalanan wisata antardaerah,” ucap Veronica.
InJourney Dorong Wisata Olahraga
Pengembangan ekosistem juga mencakup pariwisata olahraga melalui Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Salah satunya lewat Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika.
“Kehadiran ajang olahraga internasional tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana destinasi dapat dikembangkan bersama atraksi untuk menarik wisatawan,” bebernya.
InJourney Aviation Services (IAS) turut memperkuat ekosistem perjalanan melalui layanan airport lounge, Joumpa Airport VIP Service, baggage handling, dan transportasi.
“Berbagai promo menarik yang dihadirkan InJourney pada ATF 2026 dirancang bukan sekadar memberikan potongan harga per produk, tetapi membentuk ekosistem perjalanan dan pariwisata yang terintegrasi,” ujarnya.
InJourney juga mengangkat identitas budaya Indonesia melalui desain stan bertema DNA Indonesian heritage. Unsur budaya ditampilkan melalui miniatur stupa, helm MotoGP, dan kain batik.
ATF 2026 menjadi ajang yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai pelaku industri pariwisata, mulai dari agen perjalanan, maskapai, hotel, destinasi wisata, tourism board, hingga penyedia layanan perjalanan.
Melalui pameran tersebut, InJourney mendorong kolaborasi antarpelaku sekaligus memperkenalkan konsep perjalanan sebagai rangkaian pengalaman yang saling terhubung.
