Logo

Hendak Berangkat Kerja, Motor Penghuni Kos di Mojokerto Raib

Diduga dicuri oleh dua pria
Reporter:,Editor:

Rabu, 28 October 2026 12:00 UTC

Hendak Berangkat Kerja, Motor Penghuni Kos di Mojokerto Raib

Muhammad Amirudin, pemilik rumah kos di Jalan Kedungturi, Margelo, Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto berada di areal parkir yang menjadi lokasi hilangnya Honda Beat, Rabu, 28 Oktober 2026. Foto: Wanto/Jatimnet.

JATIMNET.COM, Mojokerto – Satu unit sepeda motor milik penghuni rumah kos di Jalan Kedungturi, Margelo, Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto raib.

Honda Beat yang hilang itu diduga dicuri oleh dua pria. Berdasarkan rekaman CCTV yang terpasang di kawasan rumah kos itu, aksi pencurian terjadi Selasa pagi, 27 Oktober 2026 sekitar pukul 08.20 WIB.

Pemilik rumah kos, Muhammad Amirudin mengatakan bahwa hilangnya sepeda motor tersebut diketahui saat korban hendak berangkat kerja. Saat itu, kendaraan bernomor polisi AG 2582 EDJ sudah tidak ada di areal parkir.

“Korban mencari motornya kok tidak ada. Akhirnya saya cek CCTV, ternyata ada orang dari luar yang awalnya mengajak ngobrol penghuni kos, sok akrab. Kemudian nongkrong di lobi,” katanya, Rabu siang, 28 Oktober 2026.

Akses keluar masuk ke kos itu cukup mudah saat jam orang berangkat kerja. Pintu gerbang tidak terkunci. Maka, terduga pencuri bisa masuk dan berbincang dengan penghuni kos.

Saat nongkrong, menurut Amirudin, kedua pria asing itu terlihat memperhatikan kondisi sekitar sebelum menjalankan aksinya. “Yang satu jaga dan yang lainnya melakukan eksekusi (pencurian),” ujarnya.

Awalnya, eksekutor menyasar dua motor lain yang terparkir. Hal ini terlihat dari upayanya mencoba merusak kunci dua unit sepeda motor Vario varian baru dan lama.

Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Kemudian, beralih ke Honda Beat berwarna hitam yang kemudian dibawa kabur ke arah pusat Kota Mojokerto.

Setelah memastikan sepeda motornya digondol maling, korban telah melaporkan kehilangan kendaraannya kepada pihak kepolisian di Kota Mojokerto. Kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Amirudin berharap sepeda motor tersebut segera ditemukan karena biasa digunakan korban untuk bekerja. Rekaman CCTV diharapkan dapat membantu proses penyelidikan dan mengungkap identitas para terduga pelaku.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai perkembangan penyelidikan maupun identitas kedua terduga pelaku.

Upaya konfirmasi yang dilakukan Jatimnet.com kepada Kapolsek Magersari AKP Amat belum membuahkan hasil. Pesan maupun panggilan yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp ke nomor telepon selulernya belum direspon.