Hari Pertama Masuk Kerja, 718 ASN Pemprov Jatim Absen

M. Khaesar Januar Utomo

Senin, 10 Juni 2019 - 14:15

JATIMNET.COM, Surabaya - Sebanyak 718 orang Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim tidak hadir di hari pertama masuk kerja, Senin 10 Juni 2019 pascalibur lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah. Jumlah ketidakhadiran itu sekitar 0,95 persen dari jumlah ASN sekitar 22.900 orang.

Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono mengatakan sebanyak 718 ASN yang tidak hadir pada hari pertama bekerja itu disertai keterangan atau alasan mengapa tidak masuk. "Mereka ada izinnya (tidak masuk), seperti tidak dapat tiket, serta ada yang masih cuti," ucapnya, Senin 10 Juni 2019.

Data Pemprov Jatim menyebutkan, dari sebanyak 718 ASN yang absen, 55 orang sakit atau kehabisan tiket, 201 orang mengajukan cuti ibadah atau karena ada alasan penting.

BACA JUGA: Hari Pertama Kerja, Pemkot Probolinggo Tutup Gerbang Pukul Delapan

Kemudian, sebanyak 395 orang tidak masuk karena dinas luar kota dan 67 orang karena ada tugas belajar.

Jadi jumlah totalnya ada sekitar 718 orang yang tidak hadir pada hari pertama kerja. Sedangkan sebagian besarnya yakni sebanyak 22.182 orang ASN masuk kerja pada Senin 10 Juni 2019 ini.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, telah memonitor sejak dua hari sebelum masuk kerja melalui grup WhatsApp Pemprov Jatim.

BACA JUGA: Hari Pertama Masuk Kerja, Menteri PANRB Pantau Kehadiran ASN

"Saya dari dua hari lalu, Pak Wagub, Pak Sekda, kita di grup sudah mengingatkan supaya masing-masing sekretaris OPD melakukan monitoring di bawah koordinasi inspektur," imbuh Khofifah.

Khofifah memastikan pegawai yang tidak masuk pada hari pertama kerja ini bukan berarti membolos. Namun, disertai keterangan mengapa tidak bisa masuk kerja.

"Maka tadi pagi, Pak Sekda melaporkan soal kehadiran ASN. Insyaallah 100 persen kecuali yang sedang cuti. Jadi Alhamdulillah ini awal yang baik menurut saya," pungkasnya.

Baca Juga

loading...