H-5 Lebaran, Penumpang Stasiun Probolinggo Naik 100 Persen

Zulkiflie

Jumat, 31 Mei 2019 - 17:27

JATIMNET.COM, Probolinggo – Memasuki H-5 Idul Fitri 1440 hijriah, tahun 2019, animo penumpang di Stasiun Probolinggo, terpantau mengalami peningkatan hingga seratus persen.

Lonjakan peumpang itu, bahkan membuat tiket kereta api kelas ekonomi telah habis diborong pemudik.

Namun demikian, untuk tiket kereta api kelas premium dan eksekutif masih tersedia.

Kepala Stasiun Probolinggo, Andika Bagus Permadi, mengatakan ramainya penumpang KA sendiri sudah terjadi semenjak H-7 lebaran lalu. Rata-rata harian penumpang, naik dari sekitar 100 – 150 penumpang, menjadi 250 – 300 penumpang.

BACA JUGA: Ngawi Jadi Jalur Mudik Utama, Polisi Lakukan Ini

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, disebutkan Andika, PT KAI Daerah Operasional (DAOP) 9 Jember, akan menambah kapasitas rangkaian kereta api Mutiara Timur rute Banyuwangi – Surabaya dan sebaliknya.

“Untuk penambahan kereta sendiri, akan dimulai pada 7, 8 dan 9 Juni mendatang,”terang Andika, Jum’at 31 Mei 2019.

Sementara melalui sambungan selulernya, Manajer Humas PT KAI DAOP 9 Jember, Lukman Arif membenarkan ludesnya tiket kereta api kelas ekonomi, mulai H-5 sampai H+5 lebaran Idul Fitri.

Untuk penambahan kereta sendiri, Lukman menyebut DAOP 9 akan menambahkan satu kereta kelas eksekutif, dengan kapasitas 50 tempat duduk untuk rangkaian KA Mutiara Timur.

BACA JUGA: Informasikan Peringatan Dini, Pemudik Diimbau Instal Aplikasi "Info BMKG"

“Jadi bisanya rangkaian KA Mutiara Timur ada empat kereta kelas eksekutif, satu kereta makan dan tiga kereta ekonomi premium. Pada 7 hingga 9 Juni nanti, akan ditambah menjadi lima kereta kelas eksekutif, satu kereta makan dan tiga kereta ekonomi premium, serta satu kereta pembangkit,”jelas Lukman.

Diharapkan, masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api selama masa angkutan lebaran 2019, dapat berjalan lancar.

Di samping itu, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, PT KAI telah menyiapkan sarana prasarana, seperti posko kesehatan dan keamanan, yang dibantu TNI, Polri.

Baca Juga

loading...