JATIMNET.COM, Texas – Fossil Group telah menunjukkan kemitraannya dengan Google dalam mengembangkan industri jam tangan pintarnya dalam beberapa tahun terakhir. Itu bisa dibuktikan dengan banyaknya jam tangan pintar yang dibesut Fossil yang berjalan di platform Android.

Kerjasama itu sepertinya mengindikasikan sebagai penyatuan. Laporan dari Ubergizmo 17 Januari 2019 menyebutkan Google gelah menggerojokkan dana sebesar 40 juta dolar Amerika Serikat (Rp 568 miliar) untuk mengakuisisi Fossil.

Syarat-syarat dari perjanjian ini termasuk transfer sebagian tim Riset dan Pengembangan (Research and Development) Fossil ke Google. Tim yang disebut tenaga ahli ini bertanggung jawab atas kekayaan intelektual yang telah dipindahkan Fossil ke Google.

BACA JUGA: Matrix PowerWatch Kenalkan Jam Tangan Bertenaga Surya

Alih transisi ini meyakinkan Google untuk memiliki tim khusus berpengalaman terhadap perangkat keras. Tenaga ahli ini sekarang menjadi bagian dari perusahaan dan akan bekerja pada Wear OS. Ke depannya bisa berkontribusi terhadap desain jam tangan pintar baru di masa depan.

Tidak ada rincian lebih lanjut tentang kekayaan intelektual yang telah masuk ke Google dengan pembelian 40 juta dolar AS tersebut. Dikutip dari Wareable, 17 Januari 2019 bahwa Eksekutif Fossil Greg McKelvey mengatakan ini merupakan inovasi produk terbaru yang belum menyentuh pasar.

“Penambahan teknologi dan tim Fossil Group ke Google menunjukkan komitmen kami terhadap industri produk yang dapat dikenakan dengan mengaktifkan ragam portofolio,” kata kata Presiden Google untuk Manajemen Produk Wear OS, Stacey Burr.

Dia menambahkan bahwa ke depannya jam tangan pintar akan terus mendukung kebutuhan dan perkembangan konsumen untuk mencari kebugaran.