Garuda Indonesia Resmi Layani Penerbangan Jakarta-Nagoya

Rochman Arief

Senin, 25 Maret 2019 - 09:19

JATIMNET.COM, Jakarta – Perusahaan penerbangan Garuda Indonesia resmi melayani rute Jakarta-Nagoya. Penerbangan langsung menggunakan pesawat jenis Airbus 330 berkapasitas 222 tempat duduk yang terdiri atas 36 kelas bisnis dan 186 kelas ekonomi.

“Layanan penerbangan ini turut menjadi langkah positif perusahaan dalam mempertahankan pasar sektor transportasi Jepang-Indonesia yang terus tumbuh,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara dalam keterangan resminya, Senin 25 Maret 2019.

Ari optimistis dengan dibukanya layanan langsung Jakarta-Nagoya dapat turut mendukung percepatan laju iklim bisnis dan potensi ekonomi antara kedua negara.

Dipilihnya Nagoya tak lepas posisi kota tersebut yang berada di Prefektur Aichi dan dikenal sebagai kota terbesar keempat di Jepang. Nagoya merupakan salah satu kota industri dan manufaktural tersibuk di Jepang, menjadikan kota ini sebagai pangsa pasar yang potensial bagi Garuda Indonesia.

BACA JUGA: Garuda Rencana Datangkan Boeing 787

Kiprah penerbangan Garuda Indonesia ke negeri Sakura telah dilaksanakan sejak 57 tahun lalu, dengan rute Jakarta-Tokyo pada 13 Maret 1962.

Mantan CEO PT Pelabuhan Indonesia III itu menilai kunjungan pelaku bisnis dan wisatawan dari Jepang ke Indonesia naik signifikan. Salah satunya adalah tujuan Jakarta sebagai pusat perekonomian terbesar, serta destinasi wisata lainnya di Indonesia.

“Kami berharap dengan dibukanya penerbangan Jakarta-Nagoya dapat menunjang akselerasi pertumbuhan investasi Indonesia dan Jepang, mengingat saat ini Jepang merupakan negara dengan nilai investasi terbesar kedua terbesar di Indonesia," kata Ari.

BACA JUGA: Garuda Indonesia Luncurkan Penerbangan Kargo Ambon-Denpasar

Pembukaan rute tersebut ditandai dengan pelepasan penerbangan perdana di Gate 10 Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3, yang turut dihadiri oleh Wakil Duta Besar Jepang Bidang Ekonomi Tadayuki Miyashita.

Penerbangan Jakarta-Nagoya merupakan wujud dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah, yakni peningkatan investasi di industri manufaktur sebagai program percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Perusahaan mengoptimalisasikan kemudahan akses transportasi udara dari Indonesia ke Jepang dan sebaliknya. Tujuannya untuk mendukung program pemerintah dalam dalam menargetkan 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara di tahun 2019. (ant)

Baca Juga

loading...