Ganja 70 Kilogram Dimasukkan Ban Mobil Diselundupkan ke Bogor

Hari Istiawan

Reporter

Hari Istiawan

Selasa, 7 Mei 2019 - 14:55

JATIMNET.COM, Bandung - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat menggagalkan penyelundupan ganja seberat 70 kilogram yang dimasukkan ke dalam ban mobil dari Aceh menuju ke Bogor.

Ganja tersebut dibawa oleh tersangka berinisial RA alias I dan MS alias B dari Jakarta menuju Bogor, Senin 29 Mei 2019. Keduanya berada di dalam mobil jenis minibus seolah-olah mogok dan diderek oleh mobil derek.

"Dia menggunakan modus derek, itu modus lama, seolah-olah mobilnya mogok. Mobil diderek dari Jakarta ke Bogor," kata Kepala BNN Jabar Brigjen Sufyan Syarif, di Kantor BNN Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa 7 Mei 2019.

BACA JUGA: Legalisasi Ganja Medis di AS Justru Timbul Kepanikan

Saat itu, pelaku sempat berhenti di toko ban di Jalan Babakan Baru, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Di tempat itu lah petugas langsung menyergap keduanya.

"Saat itu, anggota kami mendapati ada empat buah ban di dalam mobilnya, di dalam ban itu terdapat narkotika jenis ganja," kata Sufyan.

Setelah ditangkap, kedua pelaku tidak berkutik dan mengakui perbuatannya.

BACA JUGA: ICJR Dorong Pemerintah Legalkan Ganja untuk Kesehatan

Saat ditelusuri, pelaku mengaku masih menyimpan sebuah ban yang telah diisi oleh ganja di kontrakan T alias I. Sementara itu, pemilik kontrakan kini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

"Saat anggota ke kontrakan tersebut, ditemukan satu buah ban yang berisi ganja. Akan tetapi pemilik kontrakan T alias I sudah tidak ada lagi di lokasi," ujarnya lagi.

BNN kemudian mengamankan kedua pelaku beserta lima buah ban, masing-masing ditemukan di mobil dan di kontrakan. Berdasarkan hasil penghitungan, totalnya ada 70 kilogram ganja yang ditemukan dari lokasi kejadian tersebut.

"Berdasarkan informasi ganja dari Aceh itu akan diedarkan di wilayah Bogor. Dengan pengungkapan ini, kami berhasil menyelamatkan 420 ribu jiwa," katanya pula.(ant)

Baca Juga

loading...