Logo

Fashion Show Batik Manggur Semarakkan HUT RI di Jalan Kampung Probolinggo

Reporter:,Editor:

Senin, 03 August 2026 13:00 UTC

Fashion Show Batik Manggur Semarakkan HUT RI di Jalan Kampung Probolinggo

Peserta fashion show batik Manggur melenggang di catwalk jalanan kampung RT 3 RW 5Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo dalam memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin, 3 Agustus 2026.

JATIMNET.COM, Probolinggo – Ruas Jalan Galunggung di RT 3 RW 5, Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, mendadak berubah menjadi panggung peragaan busana, Senin, 3 Agustus 2026.

Catwalk sederhana yang dibangun di tengah kampung menjadi ajang warga mempromosikan Batik Manggur, batik khas Kota Probolinggo bermotif mangga dan anggur, dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Tak hanya menyuguhkan peragaan busana, warga juga menghias lingkungan dengan lampu dekoratif yang dibuat dari galon bekas. Suasana kampung pun tampak semarak dan menarik perhatian masyarakat yang datang menyaksikan acara.

Peserta fashion show berasal dari berbagai kalangan, mulai remaja hingga ibu-ibu. Mereka bergantian melenggang di atas catwalk mengenakan beragam motif Batik Manggur, produk UMKM lokal yang menjadi identitas Kota Probolinggo.

Salah seorang peserta, Lely Ningrum, mengaku baru pertama kali mengikuti peragaan busana. Meski sempat gugup, dukungan warga membuatnya lebih percaya diri tampil di hadapan penonton.

"Awalnya saya gugup karena belum pernah menjadi model. Tapi melihat semangat warga yang mendukung, rasa percaya diri muncul. Semoga kegiatan seperti ini membuat Batik Manggur semakin dikenal masyarakat," ujarnya.

Ketua RT 3 RW 5, Khoirul, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan disiapkan secara swadaya oleh warga. Mulai dari pembuatan dekorasi hingga pelaksanaan fashion show dilakukan dengan semangat gotong royong.

Menurutnya, peringatan HUT Kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkenalkan potensi daerah dan mendukung pelaku UMKM lokal.

"Semua kami kerjakan bersama-sama. Lampu hias dibuat dari galon bekas, sementara fashion show menjadi cara kami mengenalkan Batik Manggur agar semakin dicintai masyarakat," katanya.

Melalui kegiatan tersebut, warga berharap perayaan kemerdekaan tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan manfaat bagi pelestarian budaya dan promosi produk lokal.

Kreativitas sederhana itu menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebersamaan, gotong royong, dan kebanggaan terhadap potensi daerah.