Logo

Dua Capaska Kota Mojokerto Lolos Seleksi Paskibraka Jatim

76 peserta mulai diklat
Reporter:,Editor:

Selasa, 04 August 2026 02:00 UTC

Dua Capaska Kota Mojokerto Lolos Seleksi Paskibraka Jatim

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan semangat kepada Pasukan Pengibar Bendera Di Gelora A Yani, Senin, 3 Agustus 2026. Foto: Wanto

JATIMNET.COM, Mojokerto – Dua pelajar Kota Mojokerto berhasil menembus seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) tingkat Provinsi Jawa Timur.

Keduanya merupakan bagian dari 76 Capaska Kota Mojokerto yang mulai menjalani pendidikan dan pelatihan (diklat) sebagai persiapan menjelang Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemusatan latihan diawali melalui kegiatan Tantingan Desa Bahagia yang digelar di Gelora A. Yani, Senin, 3 Agustus 2026.

Selama hampir dua pekan ke depan, para peserta akan digembleng melalui pembinaan fisik, mental, kedisiplinan, serta penguatan karakter sebelum bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus mendatang.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, seluruh peserta merupakan hasil seleksi yang diikuti pelajar dari berbagai SMA di Kota Mojokerto. Sebanyak 76 siswa dari 18 SMA dinyatakan lolos dan berhak mengikuti pemusatan latihan.

"Sebanyak 76 anak dari 18 SMA se-Kota Mojokerto berhasil lolos melalui proses seleksi untuk menjadi calon Paskibraka Kota Mojokerto tahun 2026. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya," ujar wali kota yang akrab disapa Ning Ita.

Menurutnya, keberhasilan mengikuti seleksi bukan menjadi akhir perjuangan. Masa pendidikan dan pelatihan justru menjadi tahap penting untuk membentuk karakter para calon Paskibraka agar memiliki disiplin, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan.

"Menjadi calon Paskibraka berarti telah melalui proses seleksi yang ketat dan berhasil bersaing dengan banyak teman sebaya. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk terus belajar, menempa diri, dan meningkatkan kualitas diri," katanya.

Pemusatan latihan dijadwalkan berlangsung hingga 16 Agustus 2026. Selama masa tersebut, para peserta akan menjalani latihan baris-berbaris, pembinaan fisik, penguatan mental, hingga pembelajaran nilai-nilai kebangsaan sebagai bekal menjalankan tugas kenegaraan.

Ning Ita optimistis pengalaman selama mengikuti diklat akan memberikan manfaat jangka panjang bagi para peserta.

Menurutnya, nilai disiplin, kerja sama, integritas, dan kepemimpinan yang ditanamkan selama pelatihan akan menjadi modal penting bagi para pelajar, baik di lingkungan sekolah maupun ketika terjun ke masyarakat.

"Pemerintah Kota Mojokerto berharap para calon Paskibraka tidak hanya sukses menjalankan tugas pada upacara HUT RI, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing," ujarnya.

Selain menyiapkan pasukan pengibar di tingkat kota, dua Capaska Kota Mojokerto yang lolos ke tingkat Provinsi Jawa Timur diharapkan mampu melanjutkan prestasi daerah dan berpeluang mengemban tugas pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di tingkat provinsi.