Rabu, 22 January 2020 09:26 UTC
Ketua Panitia Pilrek Unej, Moh Ali. Foto: Faizin Adi.
JATIMNET.COM, Jember – Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember, Dr Ir Iwan Taruna, M.Eng terpilih sebagai Rektor untuk masa jabatan 2020-2024. Dia terpilih dalam Pemilihan Rektor Unej, Rabu 22 Januari siang.
Pemilihan rektor ini dilakukan secara tertutup di Gedung Rektorat Lantai 3. Iwan meraih suara terbanyak, yakni mengumpulkan 75 suara, disusul Drs Zulfikar PhD dengan 51 suara, dan Prof Drs Dafik MSc PhD 11 suara.
Terpilihnya Iwan tidak lepas dari dukungan penuh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Sesuai regulasi yang berlaku, menteri yang membawahi kampus negeri itu memiliki jatah suara 35 persen.
“Sesuai Permenristekdikti, menteri punya 35 persen suara dari total senat yang hadir,” kata Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) Unej, Moh Ali.
BACA JUGA: Kenalkan Logo Baru, Polije Fokus Diversifikasi Produk Tembakau
Sementara senat yang hadir mencapai 89 dari 94 yang dimiliki Unej. Senat yang tidak hadir, lanjut ALi, ada yang tengah menjalankan ibadah umrah dan dinas luar negeri.
Bila mengacu pada perhitungan, kementerian mengantongi 47,92 suara atau 35 persen dari 89 senat yang hadir. Ali menjelaskan dalam rapat disepakati bahwa tidak mungkin suara itu terdapat koma, maka suara menteri dibulatkan menjadi 48.
Adapun perwakilan dari Kemendikbud adalah Wakil Mendikbud, Dr Moh Sofwan Effendi Med. Sofwan yang juga menjabat Plt Direktur Sumber Daya Kemendikbud menggunakan 48 suara perwakilan menteri untuk mendukung Iwan Taruna.
“Sesuai Permenristekdikti, menteri punya 35 persen suara, dihitung dari jumlah senat yang hadir," Moh Ali menambahkan.
BACA JUGA: Terpilih di KPK, Dekan FH Unej Nyatakan Tak Bisa Mundur dari Bacarek
Dengan tambahan 48 suara dari menteri, total suara yang dikumpulkan Iwan mencapai 75 suara senat Unej. Sedangkan 51 suara yang dimiliki Zulfikar, murni berasal dari senat.
Dalam pemilihan rektor ini awalnya diikuti sepuluh calon. Namun tiga di antaranya mundur dan menyisahkan tujuh calon rektor (carek). Salah satu calon yang mundur adalah Nurul Ghufron yang terpilih sebagai Komisioner KPK.
Iwan merupakan satu-satunya kandidat yang tidak pernah menempuh pendidikan di Unej akan dilantik sebelum 27 Januari 2020. Terpilihnya Iwan Taruna untuk menggantikan rektor sebelumnya, Moh Hasan PhD yang sudah dua periode.
Dihubungi terpisah, Iwan Taruna berjanji akan meneruskan hal-hal positif dari rektor sebelumnya. “Kami berupaya mengembangkan inovasi-inovasi yang sudah ada,” ujar doktor lulusan Asian Institute of Technology, Bangkok, Thailand ini.
