Logo

DIY Dekorasi Rumah Memberi Sentuhan Personal

Rumah yang nyaman bukan selalu yang paling mahal, melainkan yang mampu mencerminkan karakter penghuninya.
Reporter:,Editor:

Minggu, 26 July 2026 11:30 UTC

DIY Dekorasi Rumah Memberi Sentuhan Personal

Ilustrasi: Kreasi dari rumah. -Dx Gen-AI

JATIMNET.COM - DIY dekorasi rumah atau Do It Yourself semakin diminati sebagai hobi kreatif yang memadukan keterampilan, imajinasi, dan efisiensi. Banyak orang mulai membuat sendiri hiasan dinding, rak kecil, pot tanaman, hingga tempat penyimpanan sederhana sebagai alternatif dekorasi yang lebih personal.

 

Tren ini berkembang seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap ekonomi kreatif. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), sektor ekonomi kreatif Indonesia menyerap sekitar 21,9 juta tenaga kerja pada 2021, atau 16,71 persen dari total tenaga kerja nasional.

 

Subsektor kriya dan desain menjadi bagian penting karena menghasilkan produk bernilai tambah melalui kreativitas dan keterampilan.

 

DIY juga semakin mudah dipelajari berkat melimpahnya referensi dari buku, komunitas, hingga platform digital. Banyak proyek dekorasi dapat diselesaikan hanya dengan memanfaatkan barang yang sudah tersedia di rumah.

 

 

 

Dekorasi Rumah Tidak Harus Selalu Baru

 

Pandangan bahwa mempercantik rumah harus membeli furnitur baru mulai berubah. Kini semakin banyak keluarga yang memilih memodifikasi barang lama agar memiliki fungsi dan tampilan berbeda.

 

Peti kayu bekas dapat diubah menjadi rak buku. Botol kaca menjadi vas bunga. Kaleng bekas disulap menjadi tempat alat tulis. Bahkan sisa papan kayu dapat dimanfaatkan sebagai rak tanaman atau dekorasi dinding.

 

Di Surabaya, konsep ini semakin mudah ditemukan pada berbagai bazar kreatif dan pameran UMKM. Banyak pelaku usaha lokal menghadirkan produk hasil upcycling, yaitu mengolah kembali barang bekas menjadi produk dengan nilai yang lebih tinggi.

 

Kebiasaan tersebut tidak hanya mengurangi limbah rumah tangga, tetapi juga menunjukkan bahwa kreativitas mampu memperpanjang usia pakai sebuah barang.

 

 

 

Kreativitas Berjalan Seiring Kesadaran Lingkungan

 

Menurut United Nations Environment Programme (UNEP), dunia menghasilkan lebih dari 2 miliar ton limbah padat perkotaan setiap tahun, dan jumlah tersebut diperkirakan terus meningkat apabila pola konsumsi tidak berubah.

 

Angka tersebut menjadi pengingat bahwa penggunaan kembali material yang masih layak merupakan langkah sederhana yang memberi manfaat nyata.

 

DIY dekorasi rumah tidak menyelesaikan seluruh persoalan lingkungan, tetapi membantu membangun kebiasaan memanfaatkan barang sebelum memutuskan membuangnya.

 

Selain itu, setiap proyek biasanya menggunakan material dalam jumlah kecil sehingga pemula dapat belajar secara bertahap tanpa mengeluarkan biaya besar.

 

 

 

Hobi Kreatif yang Menghasilkan Nilai Tambah

 

Tidak sedikit usaha kecil lahir dari kegiatan membuat dekorasi rumah secara mandiri. Awalnya hanya membuat rak kecil untuk kebutuhan sendiri, kemudian berkembang menjadi produk yang dipasarkan kepada teman, tetangga, hingga konsumen dari berbagai daerah.

 

Perkembangan ekonomi digital turut memperluas peluang tersebut. Produk handmade memiliki daya tarik karena setiap karya membawa sentuhan yang berbeda dan tidak sepenuhnya seragam seperti hasil produksi massal.

 

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif selama beberapa tahun terakhir juga terus mendorong penguatan subsektor kriya sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional karena mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal dan membuka lapangan kerja.

 

Walaupun demikian, tujuan utama DIY tidak selalu berkaitan dengan bisnis. Banyak orang merasa puas karena berhasil menciptakan sesuatu yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan rumah mereka.

 

 

 

Sentuhan Personal Membuat Rumah Terasa Lebih Bermakna

 

Rumah bukan sekadar tempat tinggal. Banyak kenangan keluarga tersimpan melalui benda-benda sederhana yang dibuat atau dirakit sendiri.

 

Sebuah rak buatan tangan mungkin tidak sesempurna produk pabrik, tetapi memiliki cerita yang berbeda. Ada proses mengukur, memotong, mengecat, hingga memasangnya bersama anggota keluarga.

 

Aktivitas seperti ini juga mempererat kebersamaan. Anak-anak dapat belajar mengenal alat sederhana, sementara orang tua berbagi pengalaman menyelesaikan proyek kecil di rumah.

 

DIY dekorasi rumah menunjukkan bahwa kreativitas tidak selalu lahir dari ruang kerja profesional. Ide-ide sederhana yang diwujudkan dengan keterampilan dan ketekunan mampu menghadirkan suasana rumah yang lebih hangat, fungsional, sekaligus

mencerminkan karakter penghuninya.