Logo

Dindikbud Madiun Pastikan Berikan Layanan Penuh di SD Minim Pendaftar

Reporter:

Selasa, 09 June 2026 07:30 UTC

Dindikbud Madiun Pastikan Berikan Layanan Penuh di SD Minim Pendaftar

Ilustrasi penerimaan siswa baru. Foto: Dok/Jatimnet

JATIMNET.COM, Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Madiun memprediksi adanya sekolah dasar negeri yang bakal mendapatkan siswa dengan jumlah minim pada tahun ajaran 2026/2027.  

Prediksi itu karena fenomena penilaian sekolah favorit oleh warga masih berlangsung. Indikatornya, terlihat dari jumlah calon siswa yang mendaftar, seperti SDN Mejayan 1 dan SDN Balerejo 2 di wilayah Caruban.

Meski demikian, Dindikbud memastikan layanan pendidikan tetap berjalan meski jumlah murid yang diterima tidak banyak.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dindikbud Kabupaten Madiun Suparnoto mengatakan bahwa seluruh sekolah tetap memiliki hak yang sama untuk memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.

“Kalau memang jumlah siswanya sedikit, tetap kami terima dan tetap dilayani seperti sekolah lainnya. Pendidikan adalah hak semua lapisan masyarakat,” ujar Suparnoto, Selasa, 9 Juni 2026.

Menurutnya, Dindikbud tidak akan membedakan pelayanan antara sekolah dengan jumlah murid banyak maupun sekolah yang peminatnya rendah. Hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh anak tetap memperoleh akses pendidikan.

Sementara itu, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Madiun berjalan sejak 2 Juni 2026.

Dindikbud memastikan seluruh tahapan berlangsung sesuai aturan dengan pengawasan dari pengawas sekolah di masing-masing wilayah.

SPMB SD tahun ini dibagi menjadi tiga jalur penerimaan, yakni jalur afirmasi pada 2-4 Juni 2026, jalur mutasi pada 10-13 Juni 2026, dan jalur domisili pada 18-20 Juni 2026.

Suparnoto menyebut, sejauh ini pelaksanaan SPMB SD tidak mengalami kendala berarti. Berbeda dengan jenjang SMP, persoalan kekurangan atau kelebihan pendaftar tidak terlalu terlihat pada penerimaan murid baru tingkat SD.