Logo

Diduga Korsleting Listrik, Toko Madura di Mojokero Ludes Terbakar

Reporter:,Editor:

Senin, 27 July 2026 03:00 UTC

Diduga Korsleting Listrik, Toko Madura di Mojokero Ludes Terbakar

Warga berusaha memadamkan api yang membakar toko Madura di di Jalan Balongcangkring RT 02 RW 02, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto dengan air dan peralatan seadanya, Senin pagi, 27 Juli 2026. Foto : Wanto

JATIMNET.COM, Mojokerto – Sebuah toko kelontong Madura di Jalan Balongcangkring RT 02 RW 02, lingkungan Margelo, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto ludes terbakar, Senin dini hari, 27 Juli 2026.

"Kebakaran yang mengakibatkan Warung Madura habis terbakar diduga karena korsleting pada pom mini," ujar Suyitno, salah seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Mojokerto.

Pria yang turut melakukan pemadaman api itu menyebut, mesin pom mini yang diduga memicu kebakaran berada di dalam toko Madura yang hangus.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, berdasarkan penghitungan sementara, kerugian material ditaksir mencapai Rp80-Rp200 juta.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.34 WIB. Laporan diterima UPTD Pemadam Kebakaran Kota Mojokerto pada pukul 04.39 WIB dari seorang warga.

Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 04.40 WIB dan tiba lima menit kemudian. Dengan jarak tempuh sekitar 2,8 kilometer, proses pemadaman berlangsung hingga api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan pada pukul 06.25 WIB.

Suyitno mengatakan bahwa kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan toko kelontong Madura dengan luas area terdampak sekitar 20 meter persegi. "Kebakaran mengakibatkan warung Madura habis terbakar, " ujarnya.

Dalam menangani kejadian tersebut, sebanyak dua unit armada Damkar Kota Mojokerto diterjunkan untuk menangani kebakaran. Selain petugas pemadam, proses penanganan juga melibatkan personel PLN, kepolisian, dan unsur terkait lainnya.

Berkat respons cepat petugas dengan waktu tanggap lima menit sejak keberangkatan menuju lokasi, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih mengarah pada dugaan korsleting listrik pada mesin pom mini yang digunakan di toko tersebut.