Senin, 14 September 2020 23:00 UTC

RUMAH GRESIK KOTA RAYA. Sukses dengan Gresik Kota Baru (GKB). Saiful Arif (kiri) bersama Eko Sumargo saat memberikan keterangan usai melaunching rumah pantas Gresik Kota Raya. Foto: Agus.
JATIMNET.COM, Gresik - Pandemi Covid-19 mengakibatkan terpuruknya ekonomi di seluruh dunia, berdampak besar bagi ekonomi Indonesia. Namun beberapa pelaku bisnis tetap bertahan bahkan justru melakukan pengembangan dan inovasi agar bisnis tetap tumbuh.
PT Bumi Lingga Pertiwi Property misalnya, sukses dengan GKB (Gresik Kota Baru) jadi kota mandiri yang prestisius sejak tahun 1981 berpenghuni 40.000 jiwa berkembang pesat. Memiliki berbagai fasilitas seperti pendidikan, kesehatan, sentra bisnis dan kuliner, mall bahkan hotel berbintang dalam satu kawasan.
Demikian juga dengan PPS (Pondok Permata Suci) yang telah dikembangkan oleh BLP Property menjadi kawasan terpadu paling potensial di Gresik. Kawasan ini telah dibangun berbagai regency tematik yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat modern.
Tahun 2020 di masa Pandemi Covid-19 ini, BLP Property tetap melakukan inovasi. Sebuah kawasan baru seluas lebih dari 130 Hektar terletak di Kecamatan Bungah kini dibangun menjadi perumahan klaster pesona raya dengan timline Gresik Kota Raya (GKR).
"Properti punya keungulan lebih dari pada emas, saham dan lainnya untuk prospektif investasi. Kemudian terpenting bisa memberikan dan mengakomodir kemauan pada sekmen dan bisa menjadi psikografis," kata Eko Sumargo, Marketing Consultant PT BLP, Senin 14 September 2020.
GKR (Gresik Kota Raya) adalah kawasan perumahan baru yang mulai dibangun oleh BLP Property, terdiri dari tiga sektor. Sektor Utara (15 hektar), Sektor Timur (15 hektar) dan Sektor Barat (100 hektar) yang akan diperluas lagi untuk pengembangan.
Lokasi yang strategis menjadi salah satu keunggulan kawasan ini karena hanya berjarak 25 menit dari GKB, 20 menit dari Exit Toll Manyar dan 15 menit dari JIIPE. Kawasan yang kini berkembang sangat pesat karena dibukanya Pelabuhan JIIPE dan rencana Exit Toll KLBM (Krian Legundi Bunder Manyar).
"Konsep kami membangun konsep green and clean sesungguhnya dengan menanamkan pada warga lingkungan green and clean, maka diharapkan bisa menularkan ke warga diluar lingkungannya," lanjut Eko.
Klaster Pesona Raya adalah proyek perdana yang dipasarkan di kawasan GKR Sektor Utara. Menyediakan Rumah Type 30/60 dan Type 36/72 di lingkungan yang tertata apik dengan berbagai fasilitas penunjang, dan dibangun Masjid Al-Ilyas yang didesain oleh Andy Rahman Architect, biro arsitek dengan penghargaan internasional.
BLP Property menawarkan konsep "Rumah Pantas" yaitu Rumah yang Pantas Harga-nya dan Pantas Kualitas-nya. Pantas harganya karena dijual mulai Rp 150.5 Juta (Bebas PPN bagi pembeli rumah pertama) dan dibangun dengan kualitas material serta proses kerja yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Utilitas seperti fasilitas umum dan bersosial serta pemenuhan air pasti tersedia. Sementara sekmen yang di sasar BLP adalah mereka para pegawai yang dekat dengan hunian, dan kebanyakan peminatnya merupakan pasangan muda," tambah Saiful Arif selaku Manager Pemasar BLP.
Selain untuk rumah yang ditempati sendiri, Klaster Pesona Raya juga bisa dijadikan investasi masa depan. Di mana rumah (property) merupakan investasi yang terus meningkat dari tahun ke tahun serta bisa menghasilkan side income jika dikontrakkan.
Rumah Pantas di GKR telah menjadi favorit bagi Generasi Millennial yang baru bekerja atau baru berkeluarga. Hal ini dibuktikan pada saat Launching hari pertama (Senin, 14 September 2020) telah terjual lebih dari 80 persen dan jumlah ini akan terus bertambah dihari berikutnya.
