Logo

Bantu Perekonomian Lokal, Belanja Suku Cadang Lokal SIG Tembus Rp809 Miliar

Reporter:,Editor:

Rabu, 29 April 2026 11:41 UTC

Bantu Perekonomian Lokal, Belanja Suku Cadang Lokal SIG Tembus Rp809 Miliar

Karyawan PT Kawani Tekno Nusantara melakukan proses penggilingan  wedge cooler  (penyangga cross bar  pada clinker cooler) di workshop Kawani, Rancasari, Bandung, Jawa Barat pada April 2026. Foto: SIG

JATIMNET.COM, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperkuat komitmennya terhadap industri nasional dengan meningkatkan belanja suku cadang lokal hingga Rp809 miliar sepanjang 2025.

Nilai tersebut naik 2,79 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 sebesar Rp787 miliar.

Jika dibandingkan dengan tahun 2020, peningkatan belanja lokal SIG melonjak drastis hingga 164,3 persen dari sebelumnya Rp306 miliar.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat rantai pasok dalam negeri sekaligus menjaga efisiensi operasional di tengah tekanan industri bahan bangunan.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menegaskan bahwa peningkatan penggunaan produk lokal bukan sekadar bentuk kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.

Menurutnya, SIG juga aktif mendorong pengembangan kapasitas industri nasional melalui riset, inovasi, serta kolaborasi bersama mitra industri dan pelaku UMKM.

“Tidak lain guna meningkatkan kapasitas produksi, inovasi, dan daya saing,” terang Vita Mahreyni dalam keterangannya, Rabu, 29 April 2026.

SIG menerapkan strategi pengadaan berkelanjutan atau sustainable procurement sebagai bagian dari transformasi perusahaan berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Kebijakan tersebut bertujuan memperkuat pemasok domestik sekaligus menciptakan ekosistem industri nasional yang lebih kompetitif.

Sepanjang tahun 2025, realisasi belanja produk dalam negeri SIG mencapai Rp21,79 triliun.

Angka itu setara dengan 93,47 persen dari total belanja perusahaan yang mencapai Rp23,32 triliun.

Selain memperbesar penggunaan komponen lokal, SIG juga terus mengembangkan inovasi produk, termasuk produksi semen rendah karbon berbasis bahan baku domestik.

Pengembangan tersebut dinilai lebih efisien, ramah lingkungan, dan sejalan dengan arah pembangunan industri berkelanjutan.

Melalui strategi ini, SIG tidak hanya menjaga kinerja bisnis perusahaan, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Penguatan penggunaan produk lokal juga diharapkan mampu meningkatkan ketahanan industri dalam negeri di tengah persaingan global yang semakin ketat.