Sabtu, 03 January 2026 06:09 UTC

Suasana Naik Turun Penumpang Sritanjung di Stasiun Jember pada Sabtu, 03 Januari 2026. Foto: KAI Daop 9 Jember
JATIMNET.COM, Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencatat tingginya pergerakan penumpang kereta api selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Sejak 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, arus mobilitas masyarakat di wilayah Daop 9 Jember masih terpantau padat.
Manajemen KAI Daop 9 Jember mencatat total 194.899 penumpang berangkat menggunakan kereta api selama periode tersebut. Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 9 Jember mencapai 195.885 orang.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menilai angka tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, khususnya saat momen libur panjang.
“Angka ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan masyarakat dalam mendukung mobilitas selama libur panjang Natal dan Tahun Baru,” ujar Cahyo saat dikonfirmasi di Stasiun Jember pada Sabtu, 3 Januari 2025.
Pada Sabtu, 3 Januari 2026, aktivitas penumpang masih tergolong tinggi. Daop 9 Jember mencatat sebanyak 10.883 penumpang naik kereta api, sementara 10.073 penumpang tercatat turun di sejumlah stasiun. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah hingga malam hari seiring masih berlangsungnya pergerakan penumpang.
Cahyo menambahkan, pada Minggu, 4 Januari 2026, yang diprediksi sebagai hari terakhir masa libur Nataru, jumlah penumpang masih akan berada pada level tinggi. Ia memperkirakan volume penumpang mencapai sekitar 12 ribu orang.
“Kami memprediksi puncak arus balik masih akan terjadi di hari terakhir libur Nataru. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada para pelanggan agar datang ke stasiun lebih awal dari jadwal keberangkatan guna menghindari antrean serta memastikan proses boarding berjalan lancar,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran layanan hingga akhir masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 9 Jember terus mengoptimalkan kesiapan petugas, sarana, dan prasarana. Perusahaan memastikan seluruh perjalanan kereta api tetap berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu bagi para pelanggan.
