Logo

Cemburu, Mahasiswi Tusuk Pacarnya di Kos Surabaya Usai Dapati Jalan Sama Wanita Lain

Reporter:,Editor:

Selasa, 27 January 2026 13:31 UTC

Cemburu, Mahasiswi Tusuk Pacarnya di Kos Surabaya Usai Dapati Jalan Sama Wanita Lain

Polisi bersama warga amankan pelaku penusukan, Senin, 26 Januari 2026. Foto: Polsek Gayungsari

JATIMNET.COM, Surabaya – Niat seorang mahasiswi berinisial A (21) menjenguk kekasihnya yang dikabarkan sakit justru berujung pada tindak kekerasan. A harus berurusan dengan polisi setelah diduga menusuk pacarnya, Z (21), di sebuah rumah kos di Jalan Ketintang PTT V D, Kecamatan Gayungan, Surabaya.

Peristiwa penusukan tersebut dipicu rasa cemburu. Pelaku emosi setelah mengetahui korban baru saja bepergian bersama perempuan lain. Akibat kejadian itu, Z mengalami luka tusuk di lengan kiri dan hingga kini masih menjalani perawatan medis di RS Bhakti Rahayu Surabaya.

Kapolsek Gayungan AKP Edo Damara Yudha membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan kejadian bermula pada Senin, 26 Januari 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, saat pelaku menghubungi korban yang sebelumnya mengaku sedang sakit.

Pelaku kemudian mendatangi rumah kos korban dengan maksud menjenguk. Namun setibanya di lokasi, pelaku mendapati korban tidak berada di kamar kos. “Pelaku lalu menghubungi korban dan meminta agar segera kembali ke kos. Pelaku menunggu di lokasi,” jelas AKP Edo saat dikonfirmasi, Selasa, 27 Januari 2026. 

Setelah korban tiba, pelaku langsung meluapkan emosinya. Pelaku mempertanyakan keberadaan korban dan merampas telepon genggam milik Z untuk diperiksa. Dari situ, pelaku mengetahui korban baru saja jalan bersama seorang teman perempuan.

“Korban mengakui baru keluar dengan teman wanitanya. Dari pengakuan itu, terjadi cekcok yang berujung pemukulan dan penusukan,” ujar AKP Edo.

BACA: Carok Antarsaudara di Jember Berujung Nyawa Melayang, Diduga Dipicu Lahan Warisan

Dalam kejadian tersebut, pelaku memukulkan telepon genggam korban ke arah kepala korban sebanyak dua kali. Pelaku kemudian menusukkan pisau dapur satu kali ke lengan kiri korban, sehingga menyebabkan luka dan perdarahan.

Petugas segera mengevakuasi korban ke RS Bhakti Rahayu Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, polisi mengamankan pelaku tidak lama setelah kejadian.

AKP Edo menambahkan, pisau yang digunakan pelaku merupakan pisau dapur yang sebelumnya dibeli untuk keperluan rumah kos. Menurut keterangan pelaku, pisau tersebut bukan dibeli dengan niat melukai korban.

“Pelaku baru pindah kos bersama temannya dan membeli peralatan rumah tangga, termasuk pisau dapur. Pisau itu dibawa karena sebelumnya berbelanja, bukan karena niat awal melukai korban,” ungkapnya.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Gayungan bersama sejumlah barang bukti. Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk proses hukum lebih lanjut.

“Motif sementara karena emosi dan kecemburuan. Hubungan keduanya diketahui kerap putus nyambung. Korban merupakan warga Surabaya, sedangkan pelaku berdomisili di wilayah Gubeng,” pungkas AKP Edo.