Cegah Kekerasan, Komunitas Pers Deklarasikan Komite Keselamatan Jurnalis

Dyah Ayu Pitaloka

Sabtu, 6 April 2019 - 10:42

JATIMNET.COM, Surabaya – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan sejumlah lembaga serta didukung oleh Internasional Media Support (IMS), mendeklarasikan KOMITE Keselamatan Jurnalis, di gedung Dewan Pers Jakarta, Jumat 5 April 2019.

Komite bertujuan menangani kasus kekerasan jurnalis, dengan menyediakan skema pendanaan atau safety fund journalists.

Para inisiator dan pendiri komite, telah menyusun Standar Operasional prosedur (SOP), yang akan menjadi pedoman dalam penanganan dan pencegahan kasus kekerasan jurnalis, dan pekerja media, dikutip dari siaran pers Komite Keselamatan Jurnalis.

Komite Keselamatan Jurnalis ini diinisiasi dan beranggotakan antara lain, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers, Safenet, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Federasi Serikat Pekerja Media Independen (FSPMI), Amnesti International Indonesia,  Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI).

BACA JUGA: Rampas Alat Kerja Jurnalis, Kapolresta Pasuruan Diminta Tindak Anggotanya

Komite lahir mengikuti kasus kekerasan yang terus terjadi di setiap tahun.

Berdasarkan data statistik Bidang Advokasi AJI Indonesia, setidaknya ada 64 kasus kekerasan terhadap jurnalis di tahun ini. Jumlah ini lebih banyak dari tahun lalu yang sebanyak 60 kasus dan masih tergolong di atas rata-rata.

Kekerasan terhadap jurnalis paling banyak terjadi tahun 2016 lalu (sebanyak 81 kasus), paling rendah 39 kasus pada tahun 2009 lalu.

Peristiwa yang dikategorikan sebagai kekerasan itu meliputi pengusiran, kekerasan fisik, hingga pemidanaan terkait karya jurnalistik.

BACA JUGA: Imigrasi Aceh Barat Libatkan Jurnalis Awasi Orang Asing

Sehingga, inisiatif Komite Keselamatan Jurnalis muncul dari seluruh masyarakat pers, dan bersama stakeholder, untuk menyelesaikan dan mencegah kekerasan Jurnalis.

Baca Juga

loading...