Logo

Jalur Trenggalek-Ponorogo Masih Lumpuh akibat Longsor, Polisi Siapkan Jalur Alternatif

Reporter:

Kamis, 05 March 2026 02:00 UTC

Jalur Trenggalek-Ponorogo Masih Lumpuh akibat Longsor, Polisi Siapkan Jalur Alternatif

Petugas masih berusaha mengevakuasi material tanah dan bebatuan besar yang longsor di Kilometer 16 jalan nasional Trenggalek-Ponorogo di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Rabu, 4 Maret 2026. Foto: BPBD Trenggalek

JATIMNET.COM - Hingga Kamis, 5 Maret 2026, petugas masih berusaha mengevakuasi material tanah dan bebatuan besar yang longsor di Kilometer 16 jalan nasional Trenggalek-Ponorogo di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

Longsor terjadi pada Selasa sore, 3 Maret 2026, sekitar pukul 17.30 WIB, dan memutus total akses jalan dua kabupaten tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan kendaraan yang di dekat lokasi longsor langsung menghentikan lajunya.

Petugas PU Bina Marga, BPBD, TNI, Basarnas, dan Polres Trenggalek terlibat dalam penanganan longsor dan pembukaan akses jalan.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kasat Lantas Polres Trenggalek AKP Sony Suhartanto menuturkan sejumlah personel yang tergabung dalam Satgas Bencana Polres Trenggalek turut dikerahkan untuk membantu penanganan.

“Beberapa personel kita tempatkan di lokasi. Kemudian dari jajaran Satlantas kita sebar di beberapa titik, yakni di simpang tiga SPBU Nglongsor untuk pengalihan arus dan sisanya kita tempatkan di jalur alternatif untuk membantu pengaturan arus lalu lintas,” katanya.

Ia menegaskan proses evakuasi dengan breaker (alat penghancur) sampai saat ini masih berlangsung sehingga ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo masih tertutup total dan belum bisa dilalui kendaraan.

Meski telah disiapkan jalur alternatif, kondisi jalan yang relatif sempit tentunya membutuhkan kesabaran dan riskan macet.

Kepolisian juga menyiapkan sejumlah papan rambu dan imbauan yang dpasang di sepanjang jalan sebelum lokasi titik longsor, sehingga para pengguna jalan yang sudah terlanjur melintas dapat lebih berhati-hati dan waspada.

“Ikuti dan patuhi apa yang menjadi arahan petugas di lapangan demi keamanan dan keselamatan Bersama,” katanya.

Proses penanganan melibatkan petugas gabungan dari berbagai instansi, mulai dari TNI, Polri, BPBD hingga Basarnas.

Sampai dengan saat ini petugas masih bekerja keras agar akses jalan utama Trenggalek-Ponorogo tersebut dapat segera dibuka kembali.