JATIMNET.COM, Solo - Rangkaian BUMN-UKM Great Sale ditarget bisa meraup transaksi hingga Rp 600 miliar dalam even Solo Great Sale yang digelar selama sebulan penuh pada Februari 2019 ini.   

Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga Eva Yuliana mengatakan BUMN-UKM Great Sale merupakan bagian dari rangkaian Solo Great Sale 2019 yang digelar pada 1-28 Februari 2019. Acara yang telah memasuki tahun kelimanya ini menargetkan transaksi sebesar Rp 600 miliar.

BACA JUGA: UKM Diharapkan Menjadi Garda Terdepan Ekonomi

Acara tahunan ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi peredaran uang di Solo, menambah daya tarik Kota Solo bagi wisatawan, serta untuk promosi akses pasar yang ekstensif. Even tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Kemendag untuk terus meningkatkan pemasaran produk usaha kecil menengah (UKM).

“UKM merupakan kelompok ekonomi terbesar dalam perekonomian Indonesia dan menjadi pengaman ekonomi regional dan nasional di masa krisis. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk selalu mengutamakan dan memberdayakan UKM,” ungkap Eva dalam siaran pers yang diterima Jatimnet.com, Jumat 8 Februari 2019.

Eva menyatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia pada 2018 sebanyak 58,97 juta orang. Khusus di Kota Solo terdapat sekitar 43.700 pelaku UMKM.

BACA JUGA: Risma Gratiskan 150 Pengajuan HAKI UMKM

Menurut Eva, untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM tersebut, Kemendag telah memfasilitasi pelaku UMKM melalui beberapa program. Misalnya, bimbingan teknis manajemen sumber daya manusia, bimbingan teknis pelaku usaha, temu usaha UMKM dengan ritel modern dan marketplace, serta mengikutsertakan UMKM dalam berbagai pameran.

“Kemendag mengapresiai pelaku usaha yang tergabung dalam Kadin Solo atas pelaksanaan Solo Great Sale kelimanya. Diharapkan, kegiatan ini dapat dilaksanakan di kota-kota lain di seluruh Indonesia,” pungkas Eva.