Jumat, 17 April 2026 11:37 UTC

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Titus Sri Hardianto saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pemberian Informasi dan Peningkatan Pemahaman Program JKN. Foto: BPJS Kesehatan
JATIMNET.COM, Mojokerto – BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto memperkuat penyebaran informasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan menggandeng insan pers. Upaya ini dilakukan melalui kegiatan Pemberian Informasi dan Peningkatan Pemahaman Program JKN yang digelar di XOW Resto Mojokerto, Jumat, 17 April 2026.
Kegiatan tersebut menjadi forum untuk menyelaraskan pemahaman antara BPJS Kesehatan dan media, sekaligus memperkuat peran pers dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Titus Sri Hardianto, menegaskan bahwa media memiliki posisi penting dalam mendukung keberhasilan program JKN.
“BPJS Kesehatan dengan media merupakan mitra strategis dalam penyebaran informasi untuk masyarakat. Di era saat ini yang sangat mudah memperoleh akses informasi, masyarakat harus pintar memilah dan disinilah peran media sangat krusial sehingga kami harapkan dengan kegiatan ini rekan media memperoleh informasi Program JKN terbaru yang benar untuk dapat disampaikan kepada masyarakat, harapannya semua informasi yang disampaikan adalah sama,” ujar Titus.
BACA: Merombak Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan, Ini Alasan Mensos
Ia menyebutkan, capaian kepesertaan JKN di wilayah Mojokerto saat ini hampir menyeluruh. Di Kota Mojokerto, jumlah peserta mencapai 142.060 jiwa dari total 142.413 penduduk atau sekitar 99,75 persen. Sementara di Kabupaten Mojokerto, sebanyak 1.154.626 jiwa telah terdaftar dari total 1.160.110 penduduk, atau sekitar 99,53 persen.
BPJS Kesehatan juga terus memperluas akses layanan kesehatan dengan dukungan 93 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 18 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang tersebar di wilayah kota dan kabupaten.
Selain layanan tatap muka di kantor cabang, BPJS Kesehatan menyediakan berbagai kanal layanan non tatap muka, seperti layanan WhatsApp PANDAWA, aplikasi Mobile JKN, serta Call Center 165 yang dapat diakses selama 24 jam.
Titus mengingatkan peserta JKN untuk memastikan status kepesertaan tetap aktif agar dapat mengakses layanan kesehatan tanpa kendala saat dibutuhkan.
“Kami juga mengingatkan kepada peserta JKN untuk selalu mengecek status kepesertaannya dan dipastikan aktif sehingga dapat mengakses langsung fasilitas kesehatan saat membutuhkan. Saat ini juga sudah banyak kanal layanan informasi yang kami sediakan sehingga peserta JKN tidak perlu bingung mencari informasi yang sesuai ketentuan, terlebih semuanya dapat di akses 24 jam. Kami himbau juga kepada Peserta JKN agar tidak mudah termakan berita hoaks, apabila masyarakat mengetahui suatu berita harapan kami dapat melakukan kroscek dulu melalui kanal resmi pemberian informasi BPJS Kesehatan,” tutur Titus.
BACA: Kecelakaan Lalu Lintas Dijamin BPJS Kesehatan atau Tidak? Begini Penjelasannya
Sementara itu, Dewan Redaksi Kabar Terdepan, Andy Yuwono, menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi media dalam memahami Program JKN secara komprehensif.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan hari ini, kegiatan ini memberikan edukasi sehingga kami juga sebagai media bisa memberikan edukasi, penyampaian informasi dan pemahaman yang lengkap dan nantinya akan disampaikan kepada masyarakat agar lebih tercerahkan dengan pengetahuan Program JKN. Selanjutnya kami sebagai rekan media juga akan terus mendukung Program JKN agar dapat semakin bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Andy.
