Bobol Sistem, Dua Peretas ini Dihadiahi Tesla Model 3

Nani Mashita

Senin, 25 Maret 2019 - 12:12

JATIMNET.COM, Surabaya – Sepasang peretas mendapatkan mobil Tesla Model 3, seharga USD35 ribu, usai sukses meretas sistem mobil listrik itu.

Kedua peretas yang menamakan diri sebagai ‘Fluoroacetate’, berhasil menyusup ke sistem infotainment Tesla Model 3.  

Tidak ada penjelasan detil, tentang bagaimana tim yang terdiri dari Amat Cama dan Richard Zu itu meretas, selain memperkenalkan nama "bug JIT dalam penyaji" untuk peramban dalam mobil, dilansir dari thehackernews.com, Senin 25 Maret 2019.

Keduanya berhasil memenangi tantangan produsen mobil listrik itu, dalam detik-detik akhir even peretasan Pwn2Own terbaru.

BACA JUGA: Tesla Luncurkan Mobil Listrik Model Y Pertengahan Bulan Ini

Tesla memiliki sejarah positif, ketika berinteraksi dengan komunitas peretasan. Tahun lalu, mereka meningkatkan hadiah, untuk setiap kerentanan yang dilaporkan, menjadi USD15.000.  

Pada acara peretasan Pwn2Own kali ini, Tesla menaikkan taruhannya, dengan memberikan Model 3, jika berhasil disusupi.

Program bug-bounty yang bertujuan untuk menemukan kelemahan produk, sengaja dijalankan perusahaan.

Program ini, jadi alternatif di tengah mahalnya konfirmasi kecacatan produk, dari peneliti keamanan profesional, yang sering menghabiskan dana  hingga ratusan ribu dolar.   

BACA JUGA: Tesla Umumkan Model 3 yang Bisa Dipesan Online

Pwn2Own adalah konferensi peretasan, dan keamanan tahunan, di mana jika seorang peretas berhasil membuat 'pwns' sebuah perangkat, dengan mengekspos kerentanan yang sebelumnya tidak diketahui, mereka berhak memenangkan perangkat itu sendiri, plus hadiah lainnya.  

Mengomentari keterlibatan perusahaan dalam Pwn2Own, Vice President of Vehicle Software Tesla David Lau, mengatakan,  pihaknya mengembangkan mobil dengan standar keamanan tertinggi dalam segala hal.

“Pekerjaan kami dengan komunitas riset keamanan sangat berharga bagi kami," ujarnya.  

Baca Juga

loading...