BKD Jatim Ajukan Formasi CPNS Baru Tahun Ini

Baehaqi Almutoif

Selasa, 30 April 2019 - 20:54

JATIMNET.COM, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengajukan formasi CPNS baru pada 2019 ini. Pengajuan itu dilakukan menyusul belum terpenuhinya kebutuhan pegawai di lingkungan Pemprov Jatim. 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur Anom Surahno mengatakan 1.964 calon pegawai negeri sipil (CPNS) hasil seleksi 2018, belum memenuhi kebutuhan pegawai di lingkungan pemprov.

Sejak terakhir kali membuka formasi CPNS, 2014 sampai 2018, kebutuhan pegawai mencapai 2.242 tenaga. Masih ada 278 tenaga yang belum terpenuhi melalui proses rekrutmen itu.

BACA JUGA: Khofifah Peringatkan PNS Baru Tak Main-main Perkara Korupsi

"Jadi, lowongannya (kebutuhan) banyak sebenarnya. Tapi kami melihat kemampuan nasional," ujar Anom usai membagikan SK pengangkatan CPNS secara simbolis di Jatim Expo, Selasa 30 April 2019.

Rekrutmen CPNS sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat yang didistribusikan di daerah. "Karena mereka digaji lewat DAU (Dana Alokasi Umum)," tuturnya.

Menutup kekurangan itu, BKD Jawa Timur mengajukan kembali kebutuhan CPNS ke pemerintah pusat pada 2019 dengan jumlah formasi yang diajukan sekitar 2.400-an. Jumlah formasi tersebut disesuaikan dengan jumlah tenaga yang akan pensiun pada 2019, yakni sejumlah 1.424 orang.

Namun sampai sekarang, lanjut Anom, pihaknya belum mendapat jawaban dari pemerintah pusat. "Yang sudah (mendapat persetujuan) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk pegawai tidak tetap (PTT)," ungkapnya.

BACA JUGA: BKD Jatim Tunggu Tabulasi untuk Buka Lowongan CPNS

Kuota rekrutmen PPPK yang disetujui di Pemprov Jawa Timur sebanyak 962 formasi. Dari jumlah itu 800 formasi guru, sisanya adalah penyuluh pertanian.

"Kami menunggu setelah ujian perguruan tinggi, karena kami menggunakan alat (komputer) milik SMA yang dipakai UNBK ikut tes PPPK," bebernya.

Anom memastikan, rekrutmen PPPK dilaksanakan secepatnya dalam waktu dekat. Setelah seluruh rangkaian tes masuk perguruan tinggi usai.

Baca Juga

loading...