Bidik Tersangka Baru, Kejati Telisik Korupsi Bulog Jatim

M. Khaesar Januar Utomo

Jumat, 3 Mei 2019 - 18:17

JATIMNET.COM, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menelisik kasus dugaan korupsi di Bulog Jatim untuk mencari kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus dengan kerugian negara Rp 1,7 miliar.

Dalam kasus ini, penyidik baru menetapkan seorang tersangka yakni Sigit Hendro Purnomo (34), warga Jalan Layur Blog D-11, Mojokerto. Namun, dalam penyidikannya, tersangka melakukan tindak pidana korupsi itu seorang diri tanpa ada yang membantunya.

BACA JUGA: Kejati Jatim Fokus Usut Tersangka Korupsi Bulog Jatim

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan penyidik terus mendalami pemeriksaan tersangka. Selain untuk melengkapi berkas, penyidik juga tengah mencari alat bukti untuk menjerat dugaan keterlibatan tersangka lain.

"Selama ini tersangka masih menutupi dan memilih mengorbankan dirinya sendiri," ucapnya, Jumat 3 Mei 2019.

Kejaksaan meragukan keterangan tersangka dan masih menyelidiki adanya pelaku lain dalam kasus korupsi ini. Mantan Kajari Surabaya ini mengatakan kasus korupsi ini dilaporkan oleh pihak Bulog Jatim sendiri. "Kami harus memeriksa beberapa saksi yang memang sempat disebutkan oleh pelaku," ucap Didik.

BACA JUGA: Korupsi, Kasi Perum Bulog Surabaya Ditangkap

Seperti diberitakan sebelumnya, tersangka melakukan transkasi penjualan dalam program Rumah Pangan Kita (RPK) senilai Rp 1,7 miliar. Uang transaksi tersebut tidak disetor ke rekening Bulog melainkan ke rekeningnya sendiri. Rekening itu dibuat untuk menampung uang dari pembeli.

Sigit tertangkap setelah Kejati Jatim dan Adhyaksa Monitoring Canter (AMC) dari Kejagung RI mendapati keberadaannya di Bandung. Petugas menangkapnya di rumah orang tuanya di Bandung, Kamis 21 Maret 2019, sekitar pukul 20.50 WIB dan kemudian dibawa ke Surabaya.

Baca Juga

loading...