Kamis, 30 April 2026 14:56 UTC

Warga saat mengevakuasi jenazah Buyang (44) yang diduga terjatuh saat mandi di sungai dalam kondisi arus deras. Foto: Faizin
JATIMNET.COM, Jember – Pencarian terhadap Buyang (44), warga asal Banyuwangi yang beberapa tahun terakhir bermukim di Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember akhirnya berakhir duka pada Kamis, 30 April 2026.
Sebelumnya, Buyang dilaporkan menghilang oleh keluarganya sejak hari Minggu sore, 26 April 2026. Sejak sore itu pula, pencarian besar-besaran dilakukan oleh pihak terkait bersama warga.
Korban diketahui pergi seorang diri sekitar pukul 14.00 WIB, namun hingga malam hari tidak kunjung pulang.
Kondisi tersebut membuat keluarga panik dan segera melakukan pencarian bersama warga sekitar.
Kapolsek Sempolan, AKP Muhamad Lutfi, menjelaskan bahwa keluarga telah berupaya mencari korban secara mandiri sebelum akhirnya melapor kepada pihak berwenang.
BACA: Pria Hilang Saat Mandi di Sungai Silo Jember Ditemukan Tewas Usai Pencarian 5 Hari
“Korban terakhir terlihat sekitar pukul 14.00 WIB hendak mandi ke sungai dan sejak itu tidak kembali,” jelasnya.
Saat kejadian, kondisi cuaca di wilayah tersebut dilaporkan hujan deras yang menyebabkan debit air sungai meningkat tajam.
Dugaan awal mengarah pada kemungkinan korban terseret arus sungai saat mandi.
Tim SAR gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan pencarian besar-besaran dengan metode penyisiran darat dan sungai.
Selama lima hari, pencarian dilakukan tanpa henti hingga akhirnya korban ditemukan meninggal dunia di aliran sungai Desa Sumberjati.
Penemuan korban bermula dari seorang warga bernama Dulwaki (56) yang hendak mandi dan mencium bau tak sedap dari sekitar sungai.
Saksi lalu menelusuri sumber bau tersebut dan menemukan tubuh korban tersangkut di bawah tumpukan sampah.
Tim SAR gabungan dibantu warga akhirnya mengevakuasi korban untuk kemudian dimakamkan secara layak.
