Berniat Urus Form A5, Ratusan Orang di Surabaya Kecele

Khoirotul Lathifiyah

Selasa, 16 April 2019 - 16:47

JATIMNET.COM, Surabaya - Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya masih saja kedatangan ratusan orang yang berniat mengurus surat pindah pilih atau form A5. Mereka kecele mengira pengurusan form itu berlangsung hingga Selasa 16 April 2019.

"Setiap hari kurang lebih ada 100 warga yang datang untuk mengurus A5," kata Komisioner KPU Surabaya Divisi Perencanaan dan Data Robiyan Arifin melalui telepon, Selasa 16 April 2019.

Roby, sapaan Robiyan Arifin, mengatakan kesalahpahaman masyarakat ini disebabkan karena mereka tidak memperoleh informasi yang benar yang beredar di masyarakat.

Menurut Roby, mayoritas warga yang datang baru-baru ini menyampaikan bahwa mereka menerima informasi dari grup-grup WhatsApp di gawainya masing-masing. Ada juga yang menuding KPU kurang maksimal dalam memberikan sosialisasi.

BACA JUGA: Pendatang di Surabaya Memilih Pakai Surat Suara Cadangan

"Yang mungkin kurang tahu ya mohon maaf. Tapi kami sudah semaksimal mungkin melakukan sosialisasi baik secara langsung atau media online," katanya.

Ia menjelaskan pihaknya membentuk tim sosialisasi kepada masyarakat, baik untuk mahasiswa, pekerja, maupun masyarakat umum. Selain pekerja dan masyarakat umum, banyak juga di kalangan mahasiswa yang masih berdatangan ke kantor KPU untuk mengurus A5.

Menurutnya, banyak juga mahasiswa yang ternyata tidak mengetahui jadwal pengurusan A5 untuk kategori pelajar. "Kemarin ada mahasiswa yang protes dan memaksa mengurus karena KPU tidak sosialisasi ke kampus-kampus," kata Roby.

Roby mengatakan KPU Surabaya sudah sering sosialisasi ke kampus-kampus seperti ITS, Unair, UWK, Hang Tuah, Unesa, UPN, Petra, Ciputra, dan sekolah SMA se-Surabaya.

"Jadi kami memilih pemilih pemula, yang aktif menggunakan media sosial atau netizen. Karena kami juga gencar sosialisasi ke sosial media," kata Roby.

BACA JUGA: Jelang Pemilu, Kelompok Milenial Serukan Anti Golput

Ia mengaku beberapa kampus dipilih KPU Surabaya untuk memberikan sosialisasi karena banyak yang aktif mengajukan permohonan sosialisasi. Sehingga, pihaknya memprioritaskan kampus-kampus tersebut.

KPU Surabaya juga bekerja sama dengan BEM sebagai helpdesk, agar mahasiswa mengurus kartu A5 melalui organisasi internal kampus. "Jadi mahasiswa mengurus di kampus dan kami akan mengambil ke kampus-kampus," katanya.

Sementara Person In Charge (PIC) Univeristas Surabaya (Ubaya) mengaku pada awal Maret 2019 pihaknya mengajukan pengurusan A5 melalui BEM. Sehingga pihaknya mendapatkan sosialisasi secara langsung dari KPU dan disebarkan ke Mahasiswa Ubaya.

"Hingga saat ini terdapat kurang lebih 800 mahasiswa yang sudah mempunyai A5. Dan hari ini juga masih proses pembagian form tersebut," katanya Mahasiswa Polteknik Ubaya, Rivaldo Martin.

Baca Juga

loading...