Senin, 23 March 2026 07:30 UTC

Rekaman CCTV yang menjadi petunjuk terjadinya pencurian dua ekor di Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Foto: Zulalif
JATIMNET.COM, Probolinggo – Momentum Lebaran identik dengan silaturahmi dan saling memaafkan. Namun, tidak dengan beberapa orang di Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo ini.
Komplotan ini justru memanfaatkan momentum Lebaran untuk melakukan aksi kejahatan. Mereka diduga mencuri dua ekor sapi milik Ahmad Sodiq, warga Kelurahan Pakistaji.
Pencurian hewan ternak itu diperkirakan terjadi pada Minggu dini hari, 22 Maret 2026. Saat itu, korban tengah terlelap setelah mengikuti halalbihalal. Beberapa jam setelah setelah terbangun, Ahmad baru menyadari dua ekor sapinya telah raib.
Rekaman kamera pemantau atau CCTV pada sebuah bengkel di samping rumah korban menunjukkan bahwa pencurian itu dilakukan oleh tiga orang.
Mereka nampak menggiring dua ekor sapi dan melintas jalan kampung yang relatif sepi. Seseorang di antara pencuri nampak berjalan di depan untuk memastikan situasi aman.
BACA: Kupatan, Tradisi Lebaran Ketupat di Jawa Timur dan Makna Ngaku Lepat
Sementara, dua pelaku lainnya menuntun sapi hasil curian. Seluruh pelaku terlihat menutup bagian kepala sehingga identitasnya sulit dikenali.
Pengecekan rekaman CCTV itu dilakukan Minggu pagi setelah dipastikan dua ekor sapi hilang. Padahal, beberapa jam sebelumnya atau sekitar pukul 01.00 WIB, korban memastikan kondisi di sekitar rumahnya masih aman. Hewan ternaknya juga berada di kandang.
“Saya sempat cek sekitar jam satu malam, masih ada semua. Karena capek habis halalbihalal, saya tidur. Pas bangun pagi, sapinya sudah tidak ada,” ungkap Ahmad Sodiq.
Ia berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku yang dinilai cukup nekat menjalankan aksinya di tengah suasana Lebaran.
Akibat kejadian tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian lebih dari Rp40 juta. Hingga kini, pihak kepolisian dari Polres Probolinggo Kota masih melakukan penyelidikan dan memburu komplotan pencuri tersebut.
